15 Agustus 2018, MRT Jakarta Resmi Luncurkan Maskot

Marti dan Karel, Maskot MRT Jakarta dan KRL

Sebuah maskot biasanya digunakan sebagai simbol suatu perhelatan besar atau tempat rekreasi. Ini agar orang-orang mudah mengingat kejadian atau tempat-tempat rekseasi tersebut. Maskot juga dianggap membawa keberuntungan dan berbentuk seseorang, binatang atau objek lainnya.

Baca juga: Listrik Telah Tersambung, MRT Jakarta Siap Uji Coba Wahana

Tak mau kalah, KabarPenumpang.com mengabarkan, bahwa PT MRT Jakarta juga memiliki sebuah maskot yang akan diluncurkan pada 15 Agustus 2018 mendatang. Maskot ini bernama “Marti” yang diambil dari M(M) R(AR) T(TI). Marti sendiri menggambarkan anak kekinian berusia sepuluh tahun dan lahir pada tanggal 17 Juni 2018.

Marti merepresentasikan dan memiliki bentuk karakter yang sama dengan kereta MRT Jakarta. Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, Marti digambaran sebagai anak-anak yang memiliki rasa ingin tahu namun selalu berhati-hati dan membuat orang-orang sekelilingnya merasa aman serta nyaman.

Bentuk dasar Marti sendiri merupakan tampak depan rolling stok dengan gaya dasar komikal dan memiliki tekstur tubuh solid. Desain Marti di konsep dan pembuatan detailnya dari tim Business Development MRT Jakarta.

“Pada saat ini Marti masih menggunakan helm karena MRT Jakarta sendiri masih dalam tahap konstruksi. Setelah konstruksi selesai, akan diganti desain helmnya,” ujar William.

Marti sendiri akan dihadirkan di berbagai media sosialisasi, kampanye bahkan lingkup bisnis, mechandising dan yang berpotensial lainnya. Bisa dikatakan Marti akan hadir dimana adanya persinggungan masyarakat dan konsumen.

Baca juga: Canangkan Integrasi dengan Jasa Transportasi Online, MRT Jakarta Bangun Aplikasi Sendiri

Ternyata, sebelum Marti hadir, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang mengoperasikan layanan kereta listrik (KRL) juga memiliki maskot bernama Karel pada 2017 lalu. Maskot ini di desain oleh tim internal KCI dengan kepala dan wajahnya terinspirasi dari bentuk depan KRL.

Menggunakan pakaian merah kombinasi abu-abu dengan logo KCJ di dada sebelah kirinya. Adanya logo KCJ karena saat diluncurkan masih bernama PT Kereta Commuter Jakarta (KCJ). Karel sendiri sudah diciptakan sejak 2015 lalu dan baru diluncurkan pada 5 Mei 2017.