(2) Hidup Bak ‘Sultan,’ Inilah Rincian Umum Sistem Gaji Pilot! Pantas Saja Bergelimang Harta

0
Ilustrasi pilot. Sumber: Istimewa

Masih berbicara tetang pilot. Sebagaimana yang telah disebutkan pada artikel sebelumnya, salah satu jenis pekerjaan pada pilot adalah airline pilot pay. Airline pilot pay normalnya dihitung berdasarkan per jam. Tetapi, turunan dari itu bergantung pada setidaknya sembilan kondisi.

Baca juga: (1) Hidup Bak ‘Raja’, Inilah Rincian Umum Sistem Gaji Pilot! Pantas Saja Bergelimang Harta

Sembilan kondisi tersebut mulai dari pilot pay rigs, trip rig pay, duty rig pay, block rig pay, determining pay earned based on pilot pay rigs, work rules effect on pay, paid time of within the rig system, pilot employer operations and quality of life, hingga pilot per diem day.

Di artikel sebelumnya, KabarPenumpang.com telah tuntas membahas hingga determining pay earned based on pilot pay rigs, yakni rules yang dinilai sangat menguntungkan pilot. Namun, skema lainnya juga memiliki posisi krusial untuk kesejahteraan pilot.

Skema work rules effect on pay, misalnya, dinilai juga tak kalah penting bagi pilot dibanding yang lain. Sebab, dengan skema ini, jika pilot memiliki perjanjian tertulis dan berkekuatan hukum, maka, ketika penerbangan dibatalkan, mereka akan tetap dibayar. Kemudian, hal lainnya yang spesial, skema ini memungkin pilot dibayar 150-300 persen dari bayaran normal di hari, momen, atau waktu tertentu. Jika dalam sebulan waktu kerjanya melebihi ambang batas, maka pilot dimungkinkan untuk mendapat kenaikan gaji 10-30 persen per jam.

Lain lagi dengan pilot employer operations and quality of life. System rig ini, intinya pilot akan disesuaikan dengan perjalanan domestik dan internasional. Bila pilot memilih rata jarak atau perjalanan internasional, otomatis, mereka akan terbang dalam waktu berhari-hari tanpa pulang dan juga diberikan waktu berhari-hari untuk libur. Sebaliknya, bila pilot mengambil perjalanan domestik, maka mereka akan diberikan jam terbang lebih banyak namun dengan rute pendek dan akan dibayar berdasarkan away from base atau duty time.

Baik perjalanan internasional ataupun domestik, akomodasi dan transportasi keduanya tentu saja sama-sama ditanggung maskapai. Tak hanya itu, biaya tambahan lain untuk makan, minum, dan sebagainya juga tak luput dari perhatian. Skema biaya dari itu disebut pilot per diem day atau per diem.

Per diem biasanya dibayar berdasarkan waktu away from base dengan rasio 1:1. Misalnya, pilot menghabiskan waktu dua jam, maka per diem yang akan didapatkan pilot senilai dua jam perjalanan. Terkait tarif per diem, biasanya berkisar US$1,50 per jam hingga US$3 per jam. Tentu saja per diem untuk perjalanan internasional biasanya lebih tinggi dari angka tersebut.

Baca juga: Nasib Pilot Gegara Corona, Tetap Harus ‘Terbang’ Tanpa Dibayar

Selain itu, pilot juga mempunyai jaminan minumum terbang per jam atau guaranteed minimum hours yang akan dibayar per bulan. Biasanya, guaranteed minimum atau biasa juga disebut minimum guaranteed hours (MGH) tersebut berkisar 60-80 jam. Jadi, terbang tidak terbang, pilot akan mendapat bayaran minimum atau bisa dibilang gaji pokok per bulan.

Adapun corporate pilot pay, cargo pilot pay, charter pilot pay, flight instructor pay, law enforcement pilot pay, aerial firefighter pilot pay, dan crop duster pilot pay, pada intinya, pilot dimungkinkan untuk mendapat pundi-pundi uang per jam, per bulan, enam bulan, atau per tahun di luar airline pilot pay. Namun, tak semua pundi-pundi uang tersebut datang dari maskapai, bisa saja pilot mendapatkannya dari luar (yang menyewa jasa mereka), seperti crop duster (dibayar per jam atau sistem gaji) dan charter pilot pay (dibayar per jam atau sistem gaji tanpa adanya MGH).

Leave a Reply