Saturday, February 14, 2026
HomeAnalisa Angkutan23 Maret 2026: Shinkansen Terbaru Tanpa Kursi Resmi Beroperasi Penuh

23 Maret 2026: Shinkansen Terbaru Tanpa Kursi Resmi Beroperasi Penuh

Jepang kembali mengejutkan dunia transportasi dengan inovasi terbarunya. Jika biasanya Shinkansen identik dengan kursi yang nyaman dan layanan pramugari yang ramah, varian terbaru dari kereta cepat ini justru hadir dengan kondisi yang sangat kontras: tidak ada kursi, tidak ada jendela konvensional, dan tidak ada penumpang sama sekali.

Dikutip dari laporan SoraNews24, operator kereta api JR East secara resmi memperkenalkan Shinkansen khusus kargo pertama di Jepang. Kereta ini dirancang bukan untuk mengangkut pelancong atau pebisnis, melainkan murni untuk mendistribusikan barang dengan kecepatan tinggi ke seluruh penjuru negeri.

Transformasi Interior yang Radikal Sebanyak tujuh gerbong yang dulunya melayani penumpang kini telah dirombak total. Kursi-kursi yang biasanya memenuhi ruang telah dicopot sepenuhnya, menyisakan lantai yang dilapisi material anti-slip khusus agar kotak-kotak kargo tidak bergeser saat kereta melesat dalam kecepatan tinggi.

Bahkan, jendela-jendela di sisi kereta kini tidak lagi berfungsi sebagai lubang pandang. Jendela tersebut ditutup dengan stiker besar yang menampilkan gambar produk khas daerah yang dilewati rute tersebut. Selain untuk memperkuat identitas lokal, penutupan jendela ini bertujuan untuk menjaga suhu dan intensitas cahaya di dalam area kargo tetap stabil.

Solusi Krisis Logistik di Jepang Langkah JR East ini bukan tanpa alasan. Jepang saat ini tengah menghadapi “Krisis Logistik 2024”, di mana terjadi kekurangan pengemudi truk bersertifikat secara nasional. Dengan keterbatasan tenaga pengemudi, jaringan distribusi barang di Jepang terancam melambat.

Kehadiran Shinkansen kargo ini menjadi solusi cerdas untuk mengisi kekosongan tersebut. Kereta ini akan memfokuskan pengiriman pada barang-barang yang membutuhkan penanganan cepat dan halus, seperti ikan segar, sayuran, hingga peralatan mekanik dan elektronik presisi.

Teknologi Robotik dan Layanan “Hakobyun” Dalam operasionalnya, JR East juga melibatkan teknologi robotik berupa kereta dorong otomatis (automated carts) untuk memindahkan boks kargo dari peron ke dalam kereta. Sistem ini merupakan bagian dari layanan pengiriman Hakobyun milik JR.

Meski ditargetkan untuk sektor bisnis (B2B), layanan ini juga memungkinkan individu untuk mengirimkan paket yang nantinya akan dikoordinasikan dengan jasa pengiriman darat setelah sampai di stasiun tujuan.

Shinkansen tanpa kursi ini dijadwalkan akan mulai beroperasi penuh pada 23 Maret 2026, melayani rute perjalanan harian dari Morioka di Prefektur Iwate langsung menuju jantung kota Tokyo.

Revolusi Logistik Jepang: Shinkansen Kargo Siap Beroperasi, Solusi Cepat Kirim Barang Antar Kota dalam Hitungan Jam

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru