50 Orang Tewas Akibat Tabrakan Maut Dua Kereta, Potret Buruk Kereta Api di Pakistan

0
Tentara paramiliter dan petugas penyelamat berkumpul di lokasi setelah tabrakan antara dua kereta di Ghotki (reuters.com)

Pada Senin (7/6/2021) kemarin sebuah kereta api di Pakistan menabrak kereta lainnya yang tergelincir dan mengakibatkan 50 orang meninggal dunia. Sedangkan lebih dari 70 penumpang mengalami luka-luka.

Baca juga: Kereta di Taiwan Tergelincir Hingga Tewaskan 51 Orang, Jepang Siap Bantu Pasca Kecelakaan

KabarPenumpang.com melansir reuters.com (7/6/2021), insiden ini membuat banyak gerbong kereta yang hancur. Polisi bernama Umar Tufail mengatakan, insiden tersebut mengakibatkan 50 orang meninggal dunia dan anak buahnya juga melihat ada empat jenazah lainnya yang masih berada di bawah reruntuhan gerbong kereta tersebut.

“Kami belum bisa mengeluarkan mereka sejauh ini, tapi operasi sedang dilakukan untuk itu. Kami telah menyelamatkan tiga orang lagi, mereka mengalami luka berat.” katanya.

Polisi lainnya Kamran Fazal mengatakan ada lebih dari 70 penumpang dirawat dibeberapa rumah sakit. Seorang penumpang yang juga mengalami luka dibagian kepalanya mengatakan, bahwa saat itu kereta yang ditumpanginya membuat penumpang seperti terlempar. Kemudian kereta kedua menabrak kereta mereka dan membuat banyak kerusakan karena insiden terjadi waktu subuh. Penumpang tesebut mengatakan, saat itu penumpang masih banyak yang tertidur.

Seorang juru bicara Pakistan Railway mengatakan, beberapa gerbong pertama terjatuh melintasi rel yang berdekatan setelah tergelincir di distirk Ghotki. Kemudian dalam waktu beberapa menit kereta kedua datang dari arah lain dan menabrak kereta yang tergelincir.

“Masinis mencoba mengerem darurat tetapi lokomotif menabrak gerbong yang tergelincir,” kata Pakistan Railways.

Insiden ini kemudian menyoroti keadaan bobrok sistem kereta api yang berasal dari abad ke-19. Tariq Latif, seorang petugas kereta api mengatakan, rel mengalami masalah di beberapa titik, gerbong yang digunakan pun sudah tua bahkan ada yang berumur 40 tahun.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan di Twitter bahwa dia terkejut dengan kecelakaan “mengerikan” itu dan memerintahkan penyelidikan komprehensif terhadap keselamatan kereta api. Menteri Penerangan Fawad Chaudhry menyalahkan kecelakaan itu pada apa yang dia katakan sebagai korupsi oleh pemerintah sebelumnya, dengan mengatakan penyebab pasti kecelakaan itu belum diketahui, dan penyelidikan telah dibuka.

Dalam insiden itu jumlah semua penumpang dari dua kereta sebanyak 1.388 orang. Bahkan insiden ini bukan yang pertama kali karena pada 2005 lalu, di distrik yang sama, sekitar 130 orang tewas ketika kereta penumpang yang penuh sesak menabrak kereta lain disebuah stasiun dan kereta ketiga menabrak reruntuhan.

Baca juga: Akibat Petugas Sinyal Tak Sabar, 189 Nyawa Melayang Pada Kecelakaan Kereta 81 Tahun Lalu di Jalur Sakurajima

Pemerintah Pakistan selama bertahun-tahun telah berusaha mendapatkan dana untuk meningkatkan sistem dari rencana peletakan jalur kereta api baru yang disebut ML-1 sebagai bagian dari Inisiatif Sabuk dan Jalan Cina untuk proyek energi dan infrastruktur. Karena masalah teknis tertentu, proyek ML-1 belum berjalan meskipun persetujuan akhir telah disepakati tahun lalu, kata Ketua Perkeretaapian Pakistan Habib-ur-Rehman Gilani.