Perjalanan kereta api sudah sangat diminati masyarakat. Terlebih saat perjalanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Berbagai kereta api tambahan dijalankan guna mengantisipasi lonjakan penumpang. Dan terbukti bahwa masyarakat pengguna kereta api ke berbagai destinasi kota di Pulau Jawa sangat ramai.
Seperti yang dikabarkan berbagai media bahwa PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) mencatat pergerakan penumpang kereta api di wilayah Jakarta masih tinggi pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Hingga Sabtu, 4 Januari 2026 pukul 15.30 WIB, tercatat sebanyak 44.290 pelangganberangkat dan 54.448 pelanggan tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta.
Berdasarkan data sementara yang bersifat dinamis, Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir menjadi dua stasiun dengan volume penumpang tertinggi. Di Stasiun Pasar Senen, tercatat sebanyak 14.909 penumpang berangkat dan 15.023 penumpang tiba. Sementara itu, Stasiun Gambir melayani 10.905 penumpang berangkat dan 15.769 penumpang tiba.
Selama periode Angkutan Nataru yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Daop 1 Jakarta juga mencatat total 811.038 tiket telah terjual. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama selama libur akhir tahun.
Nah, dari situlah kabar menyenangkan pun terjadi. Ternyata dari penelusuran kabarpenumpang saat pengecekan jadwal kereta api di aplikasi Access by KAI, tambahan jadwal tersebut merupakan kereta api yang berjalan di hari tertentu
Diketahui bahwa kereta api tambahan merupakan jadwalnya tidak tetap dan hanya dioperasikan saat ada lonjakan penumpang luar biasa, seperti saat musim liburan (Lebaran, Nataru, libur sekolah) atau acara khusus, untuk mengakomodasi permintaan tinggi tanpa mengganggu jadwal kereta reguler, dan keberadaannya terdaftar dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) namun tidak selalu tersedia setiap hari.
Beberapa kereta api tambahan yang masih berjalam tiap hari mulai Januari 2026, sebagai berikut:
• KA 7001 Gajayana Tambahan
Malang: 18:25 – Gambir: 06:12
• KA 7002 Gajayana Tambahan
Gambir: 00:10 – Malang: 13:50
• KA 7003 Sembrani Tambahan
Surabaya Pasar Turi: 05:25 – Gambir: 15:16
• KA 7004 Sembrani Tambahan
Gambir: 14:45 – Surabaya Pasar Turi: 00:40
• KA 7037 Tambahan Yogya
Yogyakarta: 18:20 – Gambir: 01:55
• KA 7038 Tambahan Yogya
Gambir:07:10 – Yogyakarta: 14:42
• KA 29F Argo Anjasmoro
Surabaya Pasar Turi: 12:05 – Gambir: 21:10
• KA 30F Argo Anjasmoro
Gambir: 23:35 – Surabaya Pasar Turi: 08:40
• KA 50F/51F Purwojaya
Gambir: 07:00 – Cilacap: 12:51
• KA 56F/53F Purwojaya
Cilacap: 06:55 – Gambir: 12:55
• KA 58F/59F Purwojaya
Gambir: 13:25 – Cilacap: 19:17
• KA 60F/57F Purwojaya
Cilacap: 20:05 – Gambir: 02:10
• KA 65F Arjuno Ekspres
Surabaya Gubeng: 10:10 – Malang: 12:06
• KA 66F Arjuno Ekspres
Malang: 05:30 – Surabaya Gubeng: 07:29
• KA 211F Mutiara Timur
Surabaya Gubeng: 21:50 – Ketapang: 03:40
• KA 212F Mutiara Timur
Ketapang: 08:40 – Surabaya Gubeng: 14:38
• KA 7005 Batavia
Solo Balapan: 22:00 – Gambir: 07:05
• KA 7006 Batavia
Gambir: 09:35 – Solo Balapan: 18:00
Untuk pemesanan tiket, masyarakat dapat melakukan pembelian melalui aplikasi Access by KAI, laman resmi kai.id, maupun seluruh mitra resmi penjualan tiket KAI. KAI terus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital yang telah disediakan. Selain praktis, transaksi digital juga lebih aman dan transparan.
Ini Wilayah yang Bikin Perjalanan KA Lebih Kencang Hingga 120 Km/Jam, Dimana Saja?
