Sunday, January 18, 2026
HomeDaratViral! Penumpang Tunanetra Kecebur Selokan Setelah Petugas Tolak Bantu Dampingi, Transjakarta Bilang...

Viral! Penumpang Tunanetra Kecebur Selokan Setelah Petugas Tolak Bantu Dampingi, Transjakarta Bilang Begini

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) buka suara usai insiden viral penumpang tunanetra masuk ke selokan yang terletak tak jauh dari halte. Sebelum kejadian, penyandang disabilitas sensorik tersebut sudah meminta pendampingan dari petugas Transjakarta namun ditolak.

Baca juga: Gebrakan Transjakarta di 2026: Tingkatkan Pramudi Perempuan 10 Kali Lipat – Daycare di Halte Besar

Dalam video viral yang dilihat KabarPenumpang.com, tampak pakaian rekan tunanetra yang memegang tongkat putih atau white cane itu berlumuran lumpur di bagian lengan dan belakang kiri. Celana panjang hitam bagian kiri yang dikenakannya juga terlihat basah, sejalan dengan narasi yang menyebut telah tercebur ke dalam selokan.

“Saudara-saudara, ini ada tunanetra turun dari Transcares (Transjakarta Cares) tadi ga diantar sama petugasnya padahal tadi beliau sudah minta tolong diantar sampai pintunya tapi dari petugas bilangnya mohon maaf tinggal lurus ngikutin aja tapi ternyata di daerah sini, PLN Bulungan, ada got besar jadinya beliau ternyata (masuk ke selokan),” jelas perekam dalam video viral tersebut.

Usai kejadian tersebut, Transjakarta buka suara. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM, mengaku menyayangkan kejadian tersebut dan mengaku telah berkomunikasi dengan korban atau penumpang tunanetra yang terjatuh ke selokan.

Lebih lanjut, pihaknya juga akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Baca juga: 15 Golongan Ini Gratis Naik Bus Transjakarta, MRT, dan LRT

“Kami menyesalkan kejadian tersebut dan telah berkomunikasi dengan pelanggan. Transjakarta siap memberikan perhatian serta pendampingan kepada pelanggan yang bersangkutan,” jelasnya.

“Saat ini kami melakukan evaluasi internal dan memperkuat kembali standar pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru