Wednesday, February 11, 2026
HomeHot NewsTak Sekadar Duduk dan Tarik Tuas Saja, Inilah yang Harus Dipatuhi Seorang...

Tak Sekadar Duduk dan Tarik Tuas Saja, Inilah yang Harus Dipatuhi Seorang Masinis

Dibalik kegagahan seorang masinis ternyata tanggung jawab yang dihadapi memang luar biasa besar. Bagi masyarakat awam, masinis hanya terlihat saat bekerja di kabin hanya duduk, menarik tuas, dan tunjuk sebut. Apakah hanya itu? Tentu tidak. Selain disiplin, masinis juga harus memiliki tingkat fokus dalam menjalankan kereta api harus tinggi. Maka tak heran sejumlah hal yang harus dilakukan dalam mengemudikan kereta api juga ada hal lain yang harus memiliki tanggung jawab.

Bagi seorang masinis, tentu tak boleh lengah sedikitpun karena nyawa ratusan penumpang berada di tangannya. Masinis kadang bekerja sendiri di kabin seperti pada Kereta Rel Listrik (KRL), namun ada pula yang didampingi oleh asisten masinis seperti di lokomotif.

Mengantarkan penumpang dengan selamat, aman dan nyaman sampai tempat tujuan, itu tugas utama bagi seorang masinis. Tidak boleh lengah atau lalai dalam bekerja merupakan seluruh standar operasi yang harus selalu diperhatikan dan ditaati. Mulai dari standar operasi, persinyalan, semboyan-semboyan, pun harus diperhatikan. Tentu sepenuhnya patuh dengan perintah.

Untuk sampai ke posisi masinis, tentu prosesnya panjang. Calon masinis harus lolos seleksi ketat, menjalani pendidikan di Balai Pelatihan Teknik Traksi Yogyakarta, lalu menjadi asisten masinis dengan syarat pengalaman minimal 2.000 jam kerja. Setelah lulus sertifikasi, barulah resmi menyandang titel sebagai masinis.

Karier mereka juga berjenjang, mulai dari tingkat muda hingga madya, dengan jam terbang mencapai ribuan jam. Setiap dua tahun sekali, mereka wajib ikut pelatihan penyegaran, uji kecakapan tiap tahun, hingga evaluasi peraturan setiap tiga bulan.

Sebelum berdinas, masinis punya ritual ketat yakni melapor satu jam sebelum keberangkatan, tes kesehatan dan alkohol, membawa perlengkapan dinas, hingga menandatangani surat pernyataan siap kerja. Sepuluh menit sebelum berangkat, mereka masih harus menerima laporan kereta dan dokumen lokomotif. Semua prosedur itu untuk memastikan mereka benar-benar siap, baik fisik maupun mental.

Sesuai aturan Kementerian Perhubungan, jam kerja masinis dibatasi maksimal 8 jam per hari. Ketentuan ini penting agar mereka tidak kelelahan. Meski penuh tanggung jawab, profesi masinis tetap jadi kebanggaan. Karena mereka adalah pahlawan transportasi yang setiap hari mengantar ribuan orang menuju tujuan dengan selamat.

Tidak Pernah Kering, Ini Rahasia Cara Pengisian Air di Toilet Kereta

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru