Saturday, April 18, 2026
HomeHot NewsMenembus Kedalaman 89 Meter: Cina Mulai Bangun Terowongan Kereta Cepat di Bawah...

Menembus Kedalaman 89 Meter: Cina Mulai Bangun Terowongan Kereta Cepat di Bawah Sungai Yangtze

Cina kembali mengukir sejarah baru dalam dunia infrastruktur perkeretaapian global. Sebuah proyek ambisius kini tengah dikerjakan: pembangunan terowongan kereta cepat yang melintasi bawah aliran Sungai Yangtze pada kedalaman hingga 89 meter di bawah permukaan air.

Proyek yang dikenal sebagai Terowongan Sungai Yangtze Chongtai ini merupakan bagian krusial dari jalur kereta api cepat yang menghubungkan Shanghai, Nanjing, dan Hefei. Jalur ini nantinya akan menjadi tulang punggung transportasi yang menghubungkan megapolitan di sepanjang koridor ekonomi Sungai Yangtze.

Keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada teknologi Tunnel Boring Machine (TBM) atau mesin bor terowongan berukuran raksasa. Mesin bor yang diberi nama “Nezha”—merujuk pada tokoh mitologi Cina yang dikenal tangguh—memiliki diameter pemotong mencapai 15,4 meter.

Mesin “Nezha” dirancang khusus untuk menghadapi tekanan air yang sangat tinggi dan kondisi geologis yang kompleks di dasar sungai terpanjang di Asia tersebut. Terowongan ini akan membentang sepanjang 14,25 kilometer, menjadikannya salah satu terowongan perkeretaapian bawah air terpanjang dan terdalam di dunia.

Setelah proyek ini rampung, waktu tempuh antara pusat ekonomi Shanghai menuju Hefei akan terpangkas signifikan. Kereta cepat yang melintasi terowongan ini dirancang untuk melaju dengan kecepatan operasional hingga 350 km/jam.

Bagi penumpang, kehadiran jalur ini tidak hanya menawarkan kecepatan, tetapi juga kenyamanan ekstra karena jalur ini meminimalisir hambatan geografis yang selama ini memisahkan wilayah utara dan selatan Sungai Yangtze.

Membangun struktur permanen pada kedalaman hampir 90 meter di bawah sungai besar bukanlah perkara mudah. Tim insinyur harus memastikan struktur terowongan mampu menahan tekanan hidrostatik yang masif sekaligus menjaga kedap air secara sempurna.

Proyek ini menjadi bukti nyata kepemimpinan Cina dalam teknologi konstruksi bawah air dan perkeretaapian modern. Selain untuk mobilitas penumpang, jalur ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi regional dan integrasi kawasan Delta Sungai Yangtze menjadi pusat inovasi yang lebih kompetitif.

Yuk, Kenali Terowongan Kereta Api Terpanjang di Dunia, Ada yang Hampir 60 Km

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru