Tuesday, May 12, 2026
HomeHot NewsCegah Bahaya di Perlintasan Kereta Api, Yuk Simak Tips Aman Berikut Ini

Cegah Bahaya di Perlintasan Kereta Api, Yuk Simak Tips Aman Berikut Ini

Bahaya memang kerap kali mengintai dimana pun saat berkendara dalam keadaan apapun. Sebagai pengendara kendaraan bermotor, masyarakat dituntut untuk selalu fokus dalam menjalankan keamanan dan keselamatan saat mengemudi. Apalagi saat menjalankan kendaraan saat melewati perlintasan kereta api.

Kejadian yang membuat fatal baik dari pengendara maupun perjalanan kereta api tentunya tak kenal waktu. Bahkan masyarakat lebih sering abai dalam berkendara saat melintasi perlintasan kereta api. Meskipun perlintasan kereta api yang di jaga sekalipun, masyarakat seakan tak peduli akan keselamatan. Jika terjadi sesuatu, tentu penyesalan datang terakhir dan menuntut akan kerugian.

Dalam hal tersebut, tentunya keselamatan sangat diutamakan. Banyaknya imbauan maupun informasi tentang tertib dalam berlalu lintas saat melewati perlintasan kereta api sudah tersebar luas di media sosial. Bahkan informasi untuk tidak menerobos saat palang pintu berbunyi dan menutup sudah sering kali dilakukan oleh pemerintah terkait.

Sekali lagi bisa juga untuk dipahami, melintasi perlintasan kereta dengan kendaraan dituntut lebih hati-hati. Salah langkah, tentu nyawa menjadi taruhannya. Hal itu mengingat kereta adalah kendaraan yang wajib diprioritaskan saat di perlintasan kereta. Perlu dipahami pula kereta tidak bisa berhenti tiba-tiba dan mengangkut banyak penumpang sehingga risikonya besar.

Bahkan masyarakat juga harus memahami mengenai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang perkeretaapian menetapkan pada Pasal 124 bahwa “Pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api”. Adanya undang-undang tersebut tentu tak sekadar di lihat, di baca, bahkan hanya di pahami. Namun, masyarakat harus melakukan kewajiban berkendara sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Nah, kabarpenumpang punya tips untuk kalian yang biasa berkendara saat melewati perlintasan kereta api agar lebih tertib dan waspada.

• Jangan Memaksa Berjalan
Jika sinyal suara palang pintu sudah berbunyi, langsung kurangi kecepatan dan berhenti agak jauh dari lokasi palang pintu. Tak perlu memaksa melintas ketika palang pintu sudah bergerak, kalian memang bakal kehilangan waktu karena harus menunggu kereta lewat, tapi itu adalah harga keselamatan.

Jika tidak ada palang pintu, biasanya ada tanda berupa garis peringatan, berhentilah sekitar 1 meter atau lebih dari perlintasan kereta lalu pastikan situasi aman sebelum melintas.

• Selalu Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lainnya
Biasakan memberi waktu kendaraan di depan melintasi perlintasan kereta rel secara aman sebelum mulai menyusul. Kalian wajib menjaga jarak aman sebagai antisipasi keadaan darurat.

Langkah terbaik yang bisa dilakukan yakni berhenti di depan palang pintu sembari menunggu kendaraan di depan menyeberang dengan aman. Hal ini bisa jadi bikin kalian kena klakson kendaraan lain di belakang, tapi langkah tersebut memastikan risiko buruk berkurang.

• Jalan Licin saat Lewati Perlintasan
Butuh kehati-hatian saat melewati perlintasan kereta karena kontur jalannya berbeda dengan jalan biasa. Apalagi terkadang suka banyaknya krikil yang membuat kondisi jalan tersebut terlihat rusak. Belum lagi umumnya jalan menuju rel kereta api menanjak karena perbedaan ketinggian dan tentunya licin saat mengenai rel kereta.

Usahakan memposisikan roda mobil sejajar rel kereta api saat ingin melintasi. Jangan paksakan jika tidak memungkinkan seperti lalu lintas yang padat, pastikan saja kecepatan mobil cukup rendah dan arah kendaraan bisa dikendalikan. Disarankan juga buat pengemudi mematikan volume musik di kabin untuk mendengarkan kondisi sekitar saat melalui perlintasan.

• Kurangi Kecepatan dan Turunkan Posisi Gigi
Tidak perlu terburu-buru ketika akan melintasi perlintasan kereta dan segera kurangi kecepatan untuk meningkatkan kewaspadaan. Pastikan melihat ke kanan dan kiri terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada kereta yang akan lewat.

Bagi yang mengendarai mobil bertransmisi manual, turunkan posisi gigi ke 1 saat melewati jalur kereta api. Hal ini untuk mencegah mesin mobil mati saat berada di atas rel karena putaran mesin yang tidak stabil. Untuk mobil matic, cukup lepas pedal gas dan biarkan mobil meluncur perlahan. Kamu bisa menjaga kecepatan mobil dengan menginjak pedal rem.

• Jangan Panik dan Pastikan Keselamatan
Apabila kendaraan tiba-tiba mogok di tengah perlintasan tapi belum ada kereta yang akan lewat, sebaiknya tidak perlu panik. Cek panel instrumen untuk memastikan masalah, posisikan gigi transmisi di netral dan nyalakan ulang mesin kendaraan.

Karena panik, bisa saja kamu melupakan prosedur menyalakan mesin seperti menginjak pedal rem untuk mobil matic atau menekan pedal kopling bakal mobil manual. Tentunya prosedur dalam berkendara harus tetap fokus dan selalu utamakan keselamatan. Agar kepanikan tak mengintai saat terjadi sesuatu.

Jalur Perlintasan KA, Masih Jadi Momok Menakutkan

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru