PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto seperti tak ada habisnya kawasan yang memiliki segudang tempat wisata. Ya, masyarakat sebagai pengguna setia kereta api tentu paham betul saat melintasi wilayah tersebut berbagai stasiun yang disinggahi memiliki ciri khas tersendiri dari sektor wisata.
Saat menggunakan kereta api, berbagai stasiun di wilayah Daop 5 Purwokerto menjadi daerah favorit untuk di datangi. Tak hanya sekadar pulang kampung, tapi menikmati suasana alam yang asri membuat para pelancong terus berdatangan. Nah, stasiun yang berada di wilayah ini memang sedang ramai diperbincangkan masyarakat karena terkenal dengan wisata alamnya yang begitu asri.
Ya, inilah Stasiun Kebumen yang berlokasi di Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen. Stasiun ini merupakan salah satu simpul penting dalam jaringan transportasi kereta api di jalur selatan Pulau Jawa. Stasiun yang diresmikan pada 16 Juli 1887 ini awalnya dibangun untuk mendukung mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi hasil bumi dan logistik.
Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan bahwa seiring perkembangan zaman, Stasiun Kebumen telah bertransformasi menjadi stasiun besar kelas C yang melayani aktivitas naik dan turun penumpang setiap hari.
Sebanyak melayani 79 perjalanan kereta api setiap harinya yang menghubungkan masyarakat ke berbagai kota di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, hingga Ketapang.
Sebagai stasiun utama di Kabupaten Kebumen, lokasinya yang berada dekat dengan pusat pemerintahan semakin memperkuat perannya sebagai penggerak mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.
Karena itulah, untuk melayani masyarakat dari berbagai kalangan, KAI juga menghadirkan layanan kereta api bersubsidi pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO) yang berhenti di Stasiun Kebumen. Layanan tersebut memberikan pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Kereta api PSO yang berhenti di Stasiun Kebumen yaitu KA Bengawan relasi Purwosari–Pasarsenen PP dengan tarif berkisar Rp70.000 hingga Rp74.000. Masyarakat juga dapat menuju Bandung menggunakan KA Kutojaya Selatan dengan tarif Rp58.000 hingga Rp62.000. Selain itu, KA Kahuripan dengan tarif Rp80.000 hingga Rp84.000 melayani perjalanan menuju Bandung hingga sejumlah kota di Jawa Timur, seperti Kediri dan Blitar.
Selain berperan sebagai pusat transportasi, Kabupaten Kebumen juga dikenal memiliki beragam destinasi wisata alam unggulan, mulai dari kawasan pantai hingga Geopark Kebumen. Beberapa destinasi yang banyak diminati wisatawan antara lain Pantai Menganti yang menawarkan panorama laut berpadu dengan perbukitan hijau, serta Pantai Karangbolong dengan keindahan Sagara View.
Volume penumpang di Stasiun Kebumen juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Rata-rata volume penumpang berangkat dan datang per bulan pada tahun 2023 tercatat sebanyak 46.750 penumpang. Angka tersebut meningkat menjadi 52.853 penumpang pada 2024, kemudian 56.323 penumpang pada 2025, dan hingga Mei 2026 mencapai 64.685 penumpang.
PT KAI Daop 5 Purwokerto berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Stasiun Kebumen, baik dari sisi fasilitas, keselamatan, maupun kenyamanan. kehadiran stasiun ini dapat semakin mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Kebumen dan sekitarnya.
