Ada Kerusakan Pada Uji Coba Kereta MRT Taichung, Kawasaki Heavy Industries Minta Maaf

0
Kereta MRT Taichung, Taiwan (focustaiwan.tw)

Bulan lalu, MRT Taichung di Taipei mulai melakukan uji coba kereta di jalur. Namun ternyata ada kerusakan pada 21 November yang disebabkan oleh pemasangan jangkar yang tidak tepat untuk kopling sebagai penghubung gerbong.

Baca juga: Taipei Hadirkan Sistem Inframerah untuk Cek Suhu Tubuh Penumpang MRT

Karena hal ini, perwakilan Kawasaki Heavy Industries Hideki Ukita meminta maaf atas kesalahan besar yang ditemukan selama uji coba bulan lalu. Dia mengatakan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh cacat perakitan yakni pemasangan jangkar yang tidak tepat untuk kopling penghubung gerbong dan sekarang sedang diperbaiki.

Dilansir KabarPenumpang.com dari focustaiwan.tw (21/12/2020), Ukita mengatakan, rakitan yang tidak tepat mencegah poros gigi yang dipandu oleh kopling berfungsi stabil. Selain itu juga memberikan tekanan yang tidak semestinya pada mereka dan menyebabkannya putus selama uji coba.

Pada saat pengecekan, teknisi yang bertanggung jawab pada jalur Taichung menemukan dua poros roda gigi telah putus sedangkan 30 lainnya beserta rakitan kopling setelah diperiksa tidak ada yang putus. Ukita meminta maaf atas kerukasan yang terjadi dan menyebabkan otoritas Taichung menunda peluncuran operasi komersial Jalur Hijau MRT yang semula dijadwalkan pada 19 Desember.

Dia mengatakan perusahaannya akan mengganti kopling yang dibuat oleh pabrik China Wabtec Corporation yang berbasis di AS dengan yang dibuat di pabrik Wabtec di Prancis meskipun dia yakin asal kopling tidak ada hubungannya dengan kerusakan. Kopling buatan Prancis sedang diproduksi dan dijadwalkan untuk dikirim ke Taiwan pada 20 Januari 2021.

Ukita mengatakan, Kawasaki mengharapkan untuk mengganti kopling buatan Cina dengan yang dibuat Perancis pada 2 Februari dan menyelesaikan tes kelelahan yang diperlukan sebelum 9 Februari. Chang Tzer-h incred, kepala Departemen Sistem Transit Cepat (DORTS) Kota Taipei, yang bertanggung jawab untuk mengembangkan sistem MRT Taichung, mengatakan bahwa uji coba untuk jalur baru dapat dimulai suatu saat setelah 2 Februari.

Namun dia mengatakan jadwal pasti kapan operasi komersial jalur itu akan dimulai akan diputuskan oleh pemerintah Kota Taichung. Pemerintah Kota Taichung mengatakan menghormati pernyataan yang dibuat oleh Ukita dan Chang serta menegaskan kembali pendiriannya bahwa Jalur Hijau tidak akan beroperasi sampai terbukti aman.

Baca juga: Bagi-Bagi Hadiah! MRT Taipei Metro Rayakan Penumpang Ke-10 Miliar

Jalur Hijau, jalur pertama dari sistem MRT Taichung, menempuh jarak 16,71 kilometer dan melayani 18 stasiun antara Stasiun Utama Beitun di timur laut hingga Stasiun Kereta Api Kecepatan Tinggi Taichung di barat daya. Untuk diketahui, pembangunan Jalur Hijau dimulai pada tahun 2009 selama masa jabatan mantan Walikota Taichung Jason Hu. Proyek tersebut memiliki banderol harga NT$59,3 miliar (US$2,11 miliar), termasuk NT$32,8 miliar yang disediakan oleh pemerintah pusat.

LEAVE A REPLY