Akibat “Teror” Kotoran Manusia, Penerbangan United Airlines Terpaksa Dialihkan

0
Sumber: reuters

Lama tak tersiar kabar dari salah satu maskapai wahid Negeri Paman Sam, United Airlines. Baru-baru ini, maskapai yang bermarkas di Chicago, Illinois, Amerika Serikat ini kembali menghebohkan dunia pemberitaan global setelah salah satu armadanya mendapat teror dari salah satu penumpangnya. Alhasil, penerbangan tersebut dialihkan ke luar jalur yang semestinya dan penumpang sempat terlantar selama masa pengalihan tersebut.

Baca Juga: Pelayanan Buruk Malah Dongkrak Laba United Airlines, Kok Bisa?

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, armada United yang tengah melakukan perjalanan jarak jauh dari Chicago menuju Hong Kong tersebut terpaksa dialihkan ke Ted Stevens Anchorage International Airport di Alaska pada Kamis (4/1/2018) kemarin. Pesawat yang tengah mengangkut lebih dari 200 penumpang tersebut terpaksa dialihkan menuju Alaska setelah toilet di dalam penerbangan itu diteror dengan menggunakan kotoran manusia.

“Kami menerima laporan bahwasanya seorang penumpang telah mengotori tembok toilet pesawat dengan kotorannya sendiri,” tutur juru bicara Polisi Bandara Ted Stevens Anchorage International Airport, Letnan Joe Gamache. Ketika diinterogasi oleh polisi bandara, pria yang disinyalir sebagai warga Amerika yang berdomisili di Vietnam ini bersikap kooperatif dan tidak melakukan ancaman apapun.

Setelah diyakini tidak akan melakukan ancaman apapun terhadap awak kabin dan penumpang, akhirnya pria berusia 22 tahun tersebut digelandang menuju pos pemeriksaan, lengkap dengan borgol dan pengawalan dari pihak kepolisian bandara guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sama seperti pemeriksaan awal selama berada di dalam pesawat, pria yang namanya enggan dibongkar tersebut menunjukkan sikap kooperatif dan mengaku tidak mengetahui apa yang melatarbelakangi tindakan berbau teror ini. “Tidak ada biaya yang sesuai untuk kejahatan apapun,” imbuh Lt Joe.

Setelah melewati serangkaian pemeriksaan yang didampingi oleh penerjemah, pria tersebut lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan mental dan hasilnya akan digunakan untuk pertimbangan langkah hukum apa yang selanjutnya akan ditempuh.

Dalam sebuah pernyataan resmi, pihak United mengatakan bahwa armada Boeing dengan nomor penerbangan UA895 tersebut terpaksa dialihkan karena penumpang yang dinilai mengganggu. Sementara itu, bagi penumpang yang berada di dalam penerbangan tersebut akan disiapkan akomodasi hotel hingga pesawat siap untuk melanjutkan perjalanan kembali.

Baca Juga: Minta Maaf Dua Kali, United Airlines Berdamai Dengan David Dao

Sebelumnya, kasus yang ‘mengharumkan’ nama United adalah tindak kekerasan yang dilakukan oleh kru maskapai terhadap seorang penumpang bernama Dr. David Dao. Pria yang berprofesi sebagai dokter tersebut diseret secara tidak manusiawi keluar dari pesawat hingga mengalami luka yang cukup parah pada bagian kepalanya.

Seolah belum kapok dengan aksi yang mengundang respon negatif dari seluruh penjuru dunia ini, nama United kembali menjadi perbincangan sarat emosi setelah permintaan maaf yang dilontarkan langsung oleh Oscar Munoz selaku CEO maskapai tersebut dinilai tidak sungguh-sungguh dan terkesan mengandung unsur penghinaan.

Ada-ada saja, ya!

Leave a Reply