Akses Menuju Bandara Soekarno-Hatta Macet Total, Tiga Maskapai Beri Kompensasi Pada Penumpang

0
Bandara Internasional Soekarno-Hatta macet oleh simpatisanan Habib Rizieq (kabarpenumpang.com)

Hari ini, Selasa (10/11/2020), Habib Rizieq kembali ke Indonesia dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng. Hal ini membuat kemacetan panjang di jalan akses tol Soedyatmo akses Bandara Soetta di mana membludaknya simpatisan Habib Rizieq yang datang untuk menjemput sang imam besar menjadi pemicunya.

Baca juga: Bicara Kompensasi Saat Terjadi Delay Ada di Peraturan Menteri Perhubungan

Selain kemacetan menuju ke Bandara Soetta, imbas lainnya adalah pada penerbangan yang delay bisa selama tiga hingga empat jam. Hal tersebut kemudian membuat maskapai nasional mulai memberikan kompensasi bagi penumpang mereka yang terkena dampak.

KabarPenumpang.com menerima siaran pers dari Citilink, Garuda Indonesia dan Lion Air Group, di mana maskapai-maskapai ini menyatakan memberikan kompensasi baik untuk reschedule maupun refund tiket. Citilink, saat ini langsung melakukan penyesuaian pada beberapa jadwal penerbangan milik mereka.

Maskapai hijau ini juga memberlakukan pembebasan biaya reschedule ataupun refund tiket. Direktur Utama Citilink Juliandra mengatakan, Citilink berkomitmen dalam mengutamakan kenyamanan dan keamanan penumpang dengan memberi solusi yang beragam bagi penumpang yang terdampak atas kemacetan menuju bandara.

Dia menyebutkan, penerapan pembebasan biaya reschedule maupun refund tiket tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku. Hal serupa juga dilakukan oleh Garuda Indonesia. Maskapai tersebut juga membebaskan biaya penyesuaian jadwal penerbangan maupun refund tiket bagi penumpang yang terdampak kondisi kemacetan menuju ke Bandara Soetta.

“Kami sepenuhnya mengerti kekhawatiran yang dialami penumpang. Untuk itu, Garuda Indonesia berkomitmen untuk selalu hadir bersama seluruh penumpang dengan menghadirkan sejumlah solusi bagi penumpang yang terdampak imbas kemacetan akses menuju bandara,” kata Direktur utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Baca juga: Agar Anda Tidak Tertipu, Kenali “Downgrade” Kelas dalam Penerbangan

Dia menambahkan bagi penumpang yang harus melanjutkan perjalanan, pihaknya juga mempersiapkan opsi pengalihan jadwal keberangkatan ke penerbangan selanjutnya. Sedangkan untuk Lion Air Group, Corporate Communications Strategic Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pihaknya akan memberi kompensasi yakni tidak mengenakan biaya pada penumpang yang akan mereschedule tiket mereka.