Tuesday, April 21, 2026
HomeDestinasi DaratAkses Mudah Bagi Masyarakat Subang, Kini Stasiun Pegadenbaru Kian Meningkat dan Ramai...

Akses Mudah Bagi Masyarakat Subang, Kini Stasiun Pegadenbaru Kian Meningkat dan Ramai dengan Penumpang Kereta Api

Satu lagi di wilayah Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon sebuah stasiun yang kini meningkat dengan volume penumpang yamg cukup ramai. Sebetulnya diantaranya stasiun besar di wilayah ini potensi penumpang yang turun maupun naik di stasiun besar sudah menjadi bukti bahwa sektor wisata dan akses menuju beberapa kawasan di wilayah Daop 3 ini terjangkau.

Salah satu stasiun yang saat ini mulai terlihat peningkatan adalah Stasiun Pegadenbaru. Ya, sekilas stasiun ini memang tak terlihat mencolok seperti stasiun lainnya yang paling digemari di wilayah Subang maupun Cirebon. Stasiun Pegadenbaru saat ini sudah disinggahi beberapa kereta api baik dari arah Jakarta maupun dari arah Surabaya.

Saat akhir pekan tiba sering menjadi waktu bagi banyak orang untuk melakukan aktivitas atau pergerakan di waktu luang. Seperti halnya di Kabupaten Subang, pergerakan itu kini semakin terasa dari satu titik yang dulu sempat sepi yaitu Stasiun Pegadenbaru.

Awalnya, stasiun ini sempat tidak melayani naik turun penumpang kereta api jarak jauh. Dalam beberapa tahun terakhir, suasananya berubah. Kini, Pegadenbaru kembali menjadi bagian dari aktivitas warga, tempat orang berangkat dan pulang dengan tujuan yang beragam.

Menurut Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa perubahan ini terlihat dari pertumbuhan jumlah pelanggan yang terus meningkat. Antusiasme masyarakat yang terus tumbuh, Stasiun Pegadenbaru kembali digunakan sebagai titik keberangkatan dan kedatangan, seiring kebutuhan perjalanan yang semakin beragam.

Data menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dari tahun ke tahun. Pada Januari hingga Maret 2022, penumpang naik tercatat 3.252 orang, meningkat menjadi 8.488 pada 2023, lalu 12.430 pada 2024, 12.847 pada 2025, hingga mencapai 16.110 penumpang pada Triwulan I 2026. Sedangkan untuk pergerakan penumpang yang turun juga mengikuti pola yang sama, dari 3.146 penumpang pada 2022 menjadi 8.422 pada 2023, 12.612 pada 2024, 14.142 pada 2025, dan mencapai 16.063 penumpang pada Triwulan I 2026.

Kenaikan ini terasa berarti dalam keseharian masyarakat. Akses yang semakin dekat mengubah cara orang merencanakan perjalanan. Penumpang yang sebelumnya harus menuju Stasiun Haurgeulis (Kabupaten Indramayu) atau Kota Bandung kini memiliki titik keberangkatan yang lebih dekat dari wilayahnya sendiri.

Saat ini, Stasiun Pegadenbaru melayani berbagai kereta api jarak jauh, di antaranya KA Gunungjati, KA Dharmawangsa Ekspres, KA Bengawan, KA Airlangga, KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Matarmaja, KA Bangunkarta, KA Brantas, hingga KA Tawang Jaya Premium. Pilihan perjalanan yang semakin beragam memberi ruang bagi masyarakat untuk menyesuaikan perjalanan dengan kebutuhan yang berbeda-beda.

Kehadiran layanan ini juga membuka keterhubungan dengan berbagai potensi daerah. Ke arah selatan, kawasan Sari Ater menawarkan suasana pegunungan yang sejuk dengan akses yang semakin baik. Di sana, pengunjung dapat menikmati kuliner khas seperti etong bakar dan nanas Subang. Sementara di bagian utara, Pantai Pondok Bali menghadirkan pilihan perjalanan dengan nuansa pesisir.

Kini, Stasiun Pegadenbaru menjadi satu-satunya stasiun yang melayani naik turun penumpang di Kabupaten Subang. Dengan luas wilayah mencapai 2.051,76 kilometer persegi atau sekitar tiga kali lebih luas dibandingkan Provinsi DKI Jakarta, kebutuhan akan akses transportasi yang dekat dan terhubung menjadi semakin relevan.

Stasiun Jatibarang, Saksi Sejarah Tugu Presiden Soekarno

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru