Ancam Batalkan Visa, Australia Perketat Pengamanan Biosekuriti di Bandara Sydney

0
sumber: Facebook

Pejabat di Bandara Internasional Sydney dikabarkan telah menerapkan regulasi baru untuk membatalkan visa penumpang jika ditemukan pelanggaran biosekuriti yang serius. Menteri Pertanian Australia, Bridget McKenzie, mengatakan dengan diterapkannya regulasi ini akan menunjukkan bahwa Australia tidak akan mentolerir siapapun yang punya niatan untuk membahayakan lingkungan, industri, ekonomi dan cara hidup mereka.

Baca Juga: Ikuti Tahapan Ini, Proses Check In dan Pemeriksaan Keamanan di Bandara Bakal Mulus

“Ancaman biosekuriti yang dihadapi negara kita adalah nyata dan dapat menghancurkan semua warga Australia,” kata Menteri Bridget, dikutip KabarPenumpang.com dari laman nationalhogfarmer.com (15/10).

“Kami memiliki penyakit signifikan seperti African Swine Fever (demam babi Afrika) di ambang ‘pintu’ kami, dan salah satu cara agar penyakit ini tidak merambah di Australia adalah dengan cara mencegah mereka via pemeriksaan biosekuriti,” sambungnya.

Menter Bridget menambahkan bahwa salah satu kasus pembatalan visa karena ditemukannya masalah biosekuriti adalah salah satu penumpang asal Vietnam kedapatan menyelundupkan 4,5 kg daging babi di dalam kopernya. Dikhawatirkan, penyelundupan daging semacam ini akan membuka jalur bagi African Swine Fewer untuk berkembang di Australia.

“Masuknya penyakit semacam African Swine Fever ini ke Australia tentu akan memukul industri daging babi yang ada di sini, dimana masuknya penyakit ini juga akan mengancam nasib 36.000 pekerja yang bergantung pada mata pencahariannya di sektor ini,” tambah Menteri Bridget.

Meningkatnya pengawasan di garis perbatasan Australia memang terkesan menambah ribet bagi siapapun yang hendak menyambangi negara berjuluk Negeri Kangguru tersebut. Namun jika ditinjau lebih mendalam, hadirnya penambahan regulasi seperti ini akan membawa dampak baik bagi negara terkait, dimana ancaman dari luar – khususnya penyakit akan menjadi sedikit ter-filter dan tidak bisa dengan mudah masuk via jalur udara.

Baca Juga: Ben Gurion, Bandara Paling Aman dengan Standar Keamanan Tertinggi di Dunia

“Memastikan perbatasan yang kuat berarti memastikan sistem biosekuriti yang kuat untuk melindungi reputasi perdagangan internasional kami sebagai pemasok utama makanan yang aman, sehat, dan berkualitas tinggi,” ujar Menteri Bridget.

Ia menambahkan, jika ada penumpang yang terjaring pemberlakuan dari regulasi baru ini, maka si penumpang tersebut akan dicekal untuk masuk ke Australia selama tiga tahun lamanya.

Leave a Reply