Apa Saja yang Bisa Bikin Mesin Pesawat Mati? Simak Jawabannya di Sini!

Sumber: newatlas.com

Anda masih ingat dengan kejadian yang terjadi di Cina dimana ada seorang penumpang yang melemparkan koin ke dalam mesin jet pesawat ketika dirinya tengah melakukan proses boarding? Akibatnya, penerbangan tersebut terpaksa mengalami keterlambatan karena petugas harus memastikan koin yang dilempar sudah ditemukan dan tidak akan mengganggu pengoperasian pesawat. Kalau koin tidak ditemukan, namun pihak maskapai tetap ngotot untuk tetap mengudara, bukan tidak mungkin apabila mesin pesawat mengalami masalah dan menjadi mati.

Baca Juga: (Lagi) Penumpang Lempar Koin ke Dalam Mesin Pesawat, Lucky Air Tunda Keberangkatan CZ380

Ngomong-ngomong soal mesin pesawat yang mati, kira-kira tahukah Anda apa saja faktor yang dapat membuat mesin pesawat jadi mati ya? KabarPenumpang.com mengutip dari majalah Angkasa – edisi Februari 2017, salah satu faktor yang bisa menyebabkan mesin pesawat mati adalah semprotan air – kendati prosentasenya sangatlah kecil. Maka dari itu, setiap produsen mesin pesawat akan menyemprotkan air dalam jumlah yang banyak untuk membuktikan mesin tidak langsung mati (flame-out).

Beberapa ahli di sektor aviasi bahkan mengatakan bahwa water ingestion menjadi salah satu penyebab paling potensial yang menyebabkan mesin pesawat mati. Kondisi ini bisa terjadi ketika mesin terlalu banyak menyerap air sehingga beberapa bagiannya mengalami gagal fungsi dan berimplikasi pada matinya mesin.

Sebagai contoh, insiden Garuda Indonesia GA421 yang menggunakan pesawat berjenis Boeing 737 yang melakukan pendaratan darurat di Sungai Bengawan Solo pada 16 Januari 2002 silam. Dalam kasus ini, sejumlah pihak termasuk pengamat dan pembuat mesin mengaku terkesima ketika melihat kedua mesin dari pesawat tersebut mendadak mati, tak lama berselang setelah pesawat menembus gumpalan awan Cumulonimbus.

Selain karena terlalu banyak terkandung air, mesin pesawat juga bisa mendadak mati ketika terjadi stall. Hal ini bisa terjadi bisa terjadi ketika pesawat terhempas oleh aliran udara sangat kuat, yang menyebabkan posisi mesin tidak lagi optimal dalam mendapatkan aliran udara linear. Kondisi seperti ini akan membuat aliran udara yang masuk ke ruang mesin mengalami turbulensi.

Baca Juga: Lempar Koin ke Mesin, China Southern Airlines Alami Delay 5 Jam

Tidak tercapainya perbandingan yang tepat dalam proses pencampuran bahan bakar dengan udara selanjutnya akan menimbulkan letupan-letupan – proses inilah yang disebut sebagai engine stall. Ya, tidak bisa dipungkiri proses ini dapat mengakibatkan mesin pesawat menjadi mati.