ATR-72 600 Wings Air Sukses Lakukan Proving Flight di Bandara Taufik Kiemas

ATR 72-600, armada baru Wings Air (Lion Air Group)

Guna menjamin keselamatan penerbangan, proving flight alias penerbangan uji coba lumrah dilakukan oleh maskapai saat akan membuka rute baru di suatu bandara, terlebih bila di bandara tujuan belum pernah ada pesawat sejenis yang mendarat dan lepas landas. Seperti proving flight yang dilakukan Airbus A320 Citilink di Bandara YIA pada 2 Mei 2019, maka pada 14 Mei lalu, Wings Air dengan pesawat ATR-72 600 dikabarkan melakukan proving flight di Bandara Muhammad Taufik Kiemas di Krui, Pekon Serai, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

Baca juga: Nama Taufik Kiemas Menjadi Nama Bandara di Lampung

Dikutip dari siaran pers Lion Group, proving flight ATR-72 600 di Bandara Taufik Kiemas telah berlangsung secara tepat, baik dan berjalan lancar. Operasional tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety, security, comfort first).

Proving flight bukan merupakan penerbangan komersial, dan penumpang yang di bawa adalah pihak-pihak yang terkait dalam uji coba saja, yaitu membawa empat kru; dua flight operation officer (FOO); dua perwakilan dari Direktorat Jenderal Pehubungan Udara; Kepala Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Asep Kosasih dan perwakilan Otoritas Bandar Udara Wilayah I. Pesawat registrasi PK-WGU berangkat pukul 13.30 WIB dari Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung (TKG) dan tiba pada 14.15 WIB di Bandar Taufik Kiemas.

Rute kembali, Wings Air lepas landas dari Krui pada 15.15 WIB dan mendarat dengan mulus (sempurna) di Tanjung Karang pukul 16.00 WIB. Total waktu tempuh sekali jalan berkisar 45 menit.

Wings Air menginformasikan tujuan proving flight adalah dalam rangka menjajaki potensi pasar internal Lampung terutama permintaan layanan penerbangan berjadwal sehingga berdampak positif sejalan tren perjalanan udara di era kekinian (millennials traveling) serta upaya menguji kemampuan (kapabilitas) pengoperasian pesawat ATR di bandar udara baru.

Bandara Taufik Kiemas dengan panjang landas pacu (runway) 1.300 meter dianggap ideal untuk didarati ATR-72 600. Dengan kelak dibukanya rute Wings Air ke Bandara Taufik Kiemes diharapkan mampu mendorong pengembangan area Liwa-Krui sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di koridor barat Pulau Sumatera.

Krui dikenal salah satu lokasi paling hits di kalangan peselancar. Kawasan ini pernah menjadi tuan rumah bagi kompetisi kejuaraan selancar internasional. Tak heran bila semakin popular dan menonjolkan destinasi andalan berbasis kelestarian alam dan bahari berwilayah pesisir.

Baca juga: Lion Air Group (Wings Air) Bersiap Terima ATR-72 600 Ke-80

Apabila di waktu mendatang Wings Air melayani rute berjadwal di Krui, maka akan menghadirkan alternatif terbaru bagi travelers untuk melakukan perjalanan lebih efektif guna menghubungkan setiap daerah dalam mempercepat serta mempermudah mobilitas di intra-Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) maupun dari dan ke Lampung.