Australia Punya Jalur Lurus Kereta Api Terpanjang di Dunia

0
Jalur Kereta Trans-Australia melintasi Dataran Nullarbor sejauh 478 km (297 mil) (kiwi.com)

Seluruhnya negara bisa dibilang memiliki jaringan kereta api sebagai salah satu moda transportasi. Beberapa diantaranya bahkan menjadi jaringan kereta api terbesar di dunia karena memiliki bentang rel terpanjang. Namun tidak semuanya memiliki jalur lurus terpanjang di dunia, sebab biasanya panjang jalur ini dihitung dari keseluruhan rel yang terpasang di jaringan negara tersebut.

Baca juga: India Resmikan Terowongan Kereta Listrik Tepanjang, 6.700 Meter!

KabarPenumpang.com melansir dari laman kiwi.com (13/7/2020), ternyata dari sepuluh negara yang memiliki jaringan terpanjang di dunia, Australia punya bentang jalur lurus terpanjang di dunia. Negeri Kanguru ini memiliki jalur lurus terpanjang yang melintasi Dataran Nullarbor sejauh 478 km atau 297 mil.

Jalur ini sama sekali tidak ada yang menyimpang alias benar-benar tarikan garis lurus. Ketika dilihat dari luar angkasa, menurut mantan astronot, Andy Thomas, ini adalah garis yang sangat halus seperti seseorang telah menggambar garis pensil yang sangat halus melintasi padang pasir.

Pembangunan jalur lurus ini awalnya sebagai bagian dari program insentif untuk mendorong warga Perth yang jauh agar bergabung dengan pesemakmuran Australia yang baru terbentuk. Trans-Australia Railway adalah bagian dari jalur India-Pasifik sebuah layanan yang membentang antara Sydney dan Perth.

Untuk perjalanan satu arahnya sendiri memakan waktu antara 65 hingga 70 jam perjalanan. Waktu tempuh tergantung pada penjadwalan dan ini diterima secara luas sebagai salah satu perjalanan kereta api terbesar dunia. Meski begitu, pelancong yang menaiki kereta ini tidak akan kelaparan atau kehilangan momen indah perjalanan.

Sebab, selain mendapat pemandangan, perjalanan ini juga paketnya dilengkapi dengan semua makanan termasuk wine dan koktail berkualitas. Kamar tidur mewah dan berhenti di titik-titik strategis untuk melihat pemandangan paling menakjubkan di Australia. Untuk menikmati perjalanan panjang ini para pelancong harus mengocek kantong sedalam AUS$2599 atau Rp26,8 juta.

Meski memiliki pemandangan indah, di sepanjang rute ini tidak melewati jalur air tawar permanen melainkan lubang bor dan waduk yang ditetapkan pada interval waktu tertentu. Bahkan airnya sering payau dan tidak cocok untuk penggunaan lokomotif uap apalagi konsumsi manusia sehingga pesediaan air harus dibawa di kereta dari awal keberangkatan.

Baca juga: Beijing-Guangzhou High-Speed Line, Jaringan Kereta Cepat yang Dioperasikan Dua Operator

Bahkan pada masa lokomotif uap, sekitar setengah dari total muatan adalah air untuk mesin. Pada tahun-tahun berikutnya, pabrik kondensor dibangun di beberapa stasiun utama. Untuk diketahui, agar mencerminkan kepemilikan garis oleh Pemerintah Persemakmuran, delapan daerah diberi nama (atau diganti namanya) dengan nama-nama orang terkemuka lainnya juga dialokasikan, seperti yang ditunjukkan pada peta yang berdekatan.

Leave a Reply