Ayo Buruan Daftar Uji Coba Gratis MRT Jakarta, Kuota Tersisa Hanya untuk 193.252 Orang!

0
Sumber: PT MRTJ

Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta akan mulai diuji coba untuk publik pada 12 Maret 2019 mendatang. Uji coba ini disambut antusias oleh masyarakat saat registrasi online mulai dibuka kemarin, 5 Maret dan akan ditutup pada 23 Maret 2019. Staf PT MRT Jakarta bekerja sejak pukul 10.00 hingga 19.00 WIB untuk menyeleksi dan memilah ribuan para pemohon uji coba MRT, meski resgistrasi dapat dilakukan 24 jam lewat online di http://www.ayocobamrtj.com.

Baca juga: Siap Layani Penumpang, PT MRT Jakarta Kerahkan 3 Shift Karyawan di Setiap Stasiun

Dan sehari pasca regsitasi online dibuka, PT MRT Jakarta memberikan paparan tentang animo peserta. Dalam siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com (66/3/2019), disebutkan sudah 92.348 orang yang telah melakukan pendaftaran. Bisa dikatakan, antusias ini hampir menyentuh setengah dari kuota 285.600 orang, dengan pertingan ujo coba dilakukan pada 12 hingga 24 Maret 2019. Dalam websitenya, pendaftaran dibagi menjadi dua yakni untuk reguler dan penyandang disabilitas.

“Saat ini sudah ada 92.348 orang yang mendaftar dan ini dari total kuota publik yang kita buka dari 12-24 Maret. Ini artinya tinggal tersisa sebanyak 193.252 orang lagi,” kata Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin melalui keterangan tertulis yang diterima KabarPenumpang.com, Selasa (5/3/2019).

Dari data yang didapat melalui hasil pendaftaran online ini, Kamaludin mengatakan mayoritas memilih stasiun keberangkatan MRT dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) sebanyak 25 ribu orang dan Stasiun Lebak Bulus sebanyak 19 ribu orang. Sedangkan untuk hari keberangkatan sendiri pilihan terbanyak di hari Sabtu 16 Maret 2019 yang mencapai 19 ribu orang dan Minggu 17 Maret 2019 dengan 22 ribu orang.

“Pemberlakukan kuota ini dengan mempertimbangkan kenyamanan, keamanan dan keselamatan masyarakat yang berpartisipasi dalam uji coba ini dan PT MRT Jakarta memiliki kewenangan dalam mengatur jumlah kuota berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan,” ujar Kamaludin.

Dia berharap, melalui uji coba tersebut masyarakat bisa merasakan pengalaman awal sebelum MRT Jakarta beroperasi secara komersial dan dapat menjadi masukan bagi MRT Jakarta untuk meningkatkan kualitas layanan. Kehadiran MRT Jakarta sendiri nantinya tidak hanya akan meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat tambahan seperti perbaikan kualitas udara dan mendorong perubahan gaya hidup masyarakat ibukota dengan beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.

Untuk diketahui, pada uji coba untuk masyarakat ini, kereta MRT Jakarta yang akan dioperasikan ada tujuh dan satu cadangan. Uji coba akan berlangsung mulai pukul 08.00-16.00 dengan total perjalanan per harinya 98.

Penumpang yang akan naik per harinya akan berbeda-beda yakni pada 12 Maret sebanyak empat ribu orang, 13 Maret delapan ribu orang, 14 Maret 12 ribu orang, 15 Maret 16 ribu orang, 16 Maret 20 ribu orang dan 17 Maret 20 ribu orang. Untuk tanggal 18 hingga 24 Maret, MRT Jakarta menargetkan akan mengangkut penumpang sebangak 28.800 orang per harinya.

Baca juga: Jamin Kelancaran Saat Uji Coba Gratis, PT MRT Jakarta Berlakukan Kuota Penumpang Per Hari

Sehingga bila di total dari 12 hingga 24 Maret MRT Jakarta akan mengangkut 285.600 orang. Nantinya penumpang yang tiba di stasiun harus menunjukkan QR Code kepada petugas stasiun dan akan mendapat stiker yang disesuaikan dengan waktu kedatangan. Warna merah pukul 08.00-10.00, biru pukul 10.00-12.00, kuning pukul 12.00-14.00 dan hijau pukul 14.00-16.00.

Leave a Reply