Saturday, March 2, 2024
HomeAnalisa AngkutanBagaimana Cara Kerja Sistem Air dan Limbah Pesawat?

Bagaimana Cara Kerja Sistem Air dan Limbah Pesawat?

Keberadaan air sangat dibutuhkan manusia dimanapun, termasuk di pesawat. Mengingat pesawat adalah benda bergerak, sudah pasti air yang ada di pesawat ditampung di sebuah penampungan khusus, untuk digunakan di toilet dan dapur. Begitu juga sebaliknya, butuh penampungan khusus untuk air yang sudah digunakan. Lantas, bagaimana cara kerja sistem air dan limbah pesawat?

Baca juga: Sebelum Seperti Sekarang, Dulu Toilet Pesawat Gunakan Ember untuk Tampung Limbah Penumpang

Air yang ada di pesawat dan digunakan oleh penumpang umumnya disimpan di satu tangki atau toren besar di bawah kabin penumpang, di ruang kargo. Tergantung ukuran pesawat dan jumlah tangki untuk menyimpan air sangat beragam.

Karena tangki air berada di bawah kabin, air membutuhkan pompa untuk mendorongnya ke atas dan tersedia di toilet dan dapur.

Di beberapa pesawat, pompa listrik digunakan untuk memberikan tekanan pada air dan memompanya ke atas. Pada sebagian pesawat widebody sistemnya berbeda dengan menggunakan apa yang disebut sebagai bleed air dari mesin untuk memberikan tekanan ke air. Adapun di darat, umumnya semua jenis dan tipe pesawat sama, menggunakan APU.

Saat penumpang dan kru membuka keran atau ingin menggunakannya, katup penutup terbuka dan air yang ditekan oleh pompa akan keluar dari kran. Untuk wastafel toilet, tersedia air panas atau air dingin melalui kran. Saat air panas yang dipilih, pemanas akan beroperasi, dan air panas keluar dari kran. Jadi, secara umum sama dengan di darat.

Tangki air pesawat sendiri berada di badan pesawat untuk diisi atau dikuras. Pada pesawat modern, debit air dan sisa air yang tersedia sebelum dan selama penerbangan bisa dipantau di light Attendant Panel (FAP) di kabin.

Dilansir Simple Flying, sesudah digunakan, limbah air dari kran di dapur akan ditampung di tiang saluran elektrik anti beku, untuk mencegah penyumbatan, di bawah kabin. Biasanya ini berjumlah dua untuk mengalirkan air limbah dari dapur di depan dan belakang ke tangki penampungan.

Ini berbeda dengan limba air toilet. Toilet di pesawat berbeda dengan toilet di darat. Setiap toilet memiliki dua katup, katup air dan katup siram (flush). Sistem flush ini didukung generator vakum listrik untuk menarik limbah toilet. Sistem vakum ini yang pada akhirnya mengeluarkan suara cukup tinggi dan bergemuruh. Ini yang membedakan dengan toilet di darat.

Di ketinggian tertentu, generator vakum atau sistem vakum pada flush toilet pesawat ini terkadang tidak diperlukan. perbedaan tekanan antara kabin dan atmosfer cukup kuat untuk menarik limbah dari toilet ke tangki limbah.

Baca juga: Fisikawan dari Utah Berhasil Minimalisir ‘Gemuruh’ Toilet Pesawat Hingga 50 Persen!

Sistem air dan limbah di pesawat ini seluruhnya terkomputerisasi. Andai terjadi kegagalan teknis, informasinya akan dikirim ke centralized maintenance system pesawat dan dapat diakses oleh tim maintenance untuk troubleshooting. Sistem juga mengukur tingkat limbah dan memasukkan datanya ke panel pramugari.

Saat pesawat mendarat, petugas truk limbah serta tangki penampung limbah akan menyambungkan antar katup dan mengosongkannya. Setelahnya, akan ada cairan pembersih tangki limbah untuk membuatnya benar-benar bersih dan tak tersisa.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru