Thursday, January 29, 2026
HomeDaratBak Mati Suri, Keberadaan Jalur Gambringan – Gundih Sangat Berguna dalam Keadaan...

Bak Mati Suri, Keberadaan Jalur Gambringan – Gundih Sangat Berguna dalam Keadaan Darurat

Berada di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang jalur ini bisa terbilang sepi dan seperti mati suri. Meski jalur ini merupakan jalur cabang kedua setelah lintas Gundih – Brumbung, hingga kini jalur tersebut masih tetap bisa dilintasi kereta api. Salah satu kereta api yang hingga kini melintas adalah Kereta Api (KA) Sancaka Utara.

Ya, jalur Gambringan – Gundih merupakan yang dilewati satu-satunya KA Sancaka Utara saja. Padahal ini merupakan jalur ahort cut (pintas) yang langsung menghubungkan dari arah Solo menuju Surabaya maupun sebaliknya. Tapi jangan heran, walaupun dikatakan sempat mati suri, namun keberadaan jalur ini sangat berguna jika di wilayah lain terdempak kejadian yang terduga.

Jalur kereta api Gambringan – Gundih memiliki panjang 10 kilometer yang masuk di wilayah Kabupaten Grobogan. Sesuai dengan namanya rute jalur kereta api ini mengubungkan antara Stasiun Gambringan menuju Stasiun Gundih dan tak ada satu pun stasiun di antara jalur tersebut.

Jalur ini juga bisa dikatakan segmen semiaktif karena hanya dilalui berbagai kereta api jika terjadi pengalihan pada jalur utama, apabila salah satu segmen di jalur segitiga antara Brumbung – Gundih – Gambringan mengalami gangguan atau kerusakan.

Dikabarkan bahwa sebelum adanya KA Sancaka Utara, jalur ini juga sempat digunakan untuk kereta api angkutan BBM Cepu – Rewulu, Namun operasinya dihentikan pada tahun 2010. Meskipun menjadi jalur mati suri, namun rel di lintasan ini masih terlihat terawat dan dalam kondisi siap digunakan.

Karena digunakan juga sebagai lintasan darurat, pada Februari 2018 lalu setelah petak antara Gundih dan Karangsono terjadi hal yang tak terduga, yaitu adanya longsor akibat hujan deras yang melanda daerah tersebut. Perjalanan pun akhirnya dialihkan melewati jalur Gambringan – Gundih diantaranya adalah KA Brantas, KA Matarmaja, KA Kalijaga, KA Majapahit, dan beberapa KA angkutan semen.

Hingga kini keberadaan jalur Gambringan – Gundih menjadi jalur cabang sekaligus jalur utama perjalanan kereta api yang kini makin terawat baik. Meski hanya ada satu kereta api yang melintas yakni KA Sancaka Utara rute Surabaya Pasar Turi – Yogyakarta – Cilacap pp., namun keberadaannya sangat membantu dikala terjadi keadaan darurat dan dapat memperlancar perjalanan kereta api.

Merasakan Nuansa Khas Vintage Stasiun Gundih di Jalur Penghubung Semarang-Solo

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru