Wednesday, February 11, 2026
HomeAnalisa AngkutanBakal Jadi yang Termegah, Ini Keistimewaan Stasiun Jatake yang Beroperasi Sebentar Lagi

Bakal Jadi yang Termegah, Ini Keistimewaan Stasiun Jatake yang Beroperasi Sebentar Lagi

Penantian yang selalu ditunggu bagi penumpang Commuter Line khususnya jalur antara Tanah Abang – Rangkasbitung. Bagaimana tidak, kabar yang masih beredar mengenai stasiun yang digadang-gadang merupakan stasiun termegah. Ya, Stasiun Jatake yang dikabarkan akan beroperasi pada Januari 2026 nantinya bisa digunakan penumpang Commuter Line.

Progres pembangunan Stasiun Jatake kini telah mencapai 98,56%, mencakup prasarana dan fasilitas penunjang. Saat ini, KAI bersama DJKA Kemenhub tengah menjalani tahap akhir berupa beragam uji prasarana dan kesiapan operasional guna memastikan aspek keselamatan dan keamanan pengguna Commuter Line di lintas Rangkasbitung sebelum stasiun melayani masyarakat.

PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan saat ini tengah menyelesaikan tahap akhir persiapan operasional stasiun baru di lintas Tanah Abang–Rangkasbitung tersebut. Kehadirannya tentu menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan transportasi publik di kawasan penyangga Jakarta, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan, pertumbuhan jumlah pengguna Commuter Line di lintas Rangkasbitung terus menunjukkan tren naik dari tahun ke tahun. Pertumbuhan pengguna di lintas Rangkasbitung terus menunjukkan tren positif, dari 43.317.716 pengguna pada 2022, meningkat menjadi 62.085.471 pengguna pada 2023, kemudian 69.999.362 pengguna pada 2024, dan mencapai 70.496.181 pengguna sepanjang Januari – November 2025.

Diketahui bahwa Stasiun Jatake dibangun di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, tepat di KM 37+045 pada rute Tanah Abang-Rangkasbitung. Lokasinya yang strategis membuatnya mudah diakses oleh warga BSD City dan komunitas sekitar, sehingga memperpendek waktu tempuh menuju pusat kota Jakarta.

Dirancang oleh biro arsitektur Arkonin, Stasiun Jatake mengusung gaya modern tropis yang fungsional dan estetis. Bangunan tiga lantai ini berdiri di atas lahan 2.435 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 3.000 meter persegi, dilengkapi peron panjang 250 meter dan lebar 6 meter setiap sisinya.

Yang menarik, desainnya mengintegrasikan prinsip bangunan hijau seperti sirkulasi udara alami di area publik dan penggunaan panel surya untuk menghemat energi listrik. Kapasitasnya diproyeksikan mencapai 20 ribu penumpang per hari, menjadikannya salah satu stasiun paling megah dan efisien di kawasan tersebut.

Stasiun Jatake tidak hanya sekadar tempat naik-turun penumpang, tapi dirancang sebagai pusat aktivitas terintegrasi. Di dalam gedung tersedia area tunggu nyaman, zona komersial untuk ritel, serta ruang perkantoran KAI. Sementara di area luar, disediakan parkir untuk motor, mobil, sepeda, hingga lahan pengembangan tambahan seluas 4.000 meter persegi.

Stasiun ini akan menjadi simpul baru yang mendorong aktivitas ekonomi lokal. Tentu dengan operasionalnya nanti, perjalanan harian warga Tangerang ke Jakarta diharapkan semakin lancar, efisien, dan ramah lingkungan, menjadi langkah maju dalam mewujudkan sistem transportasi massal yang berkelanjutan di Indonesia.

Tok! Stasiun Jatake Resmi Beroperasi Mulai Januari 2026, Begini Penjelasannya

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru