Bandara Internasional Hong Kong Hadirkan e-Security Gates

e-Security Gates di Hall Selatan HKIA (Airport Technology)

Bandara Internasional Hong Kong (HKIA) baru-baru ini meluncurkan gate e-Security di Terminal 1. Hadirnya gate e-Security sendiri untuk memvalidasi dokumen para pelacong yang akan berangkat sebelum menuju ruang tunggu pesawat.

Baca juga: Identifikasi Biometrik di Bandara Canberra Mencapai Akurasi 94 Persen

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman airport-technology.com (21/9/2018), adanya pemasangan gate keamanan berbasis biometrik ini sendiri merupakan bagian dari inisiatif cerdas terbaru yang diluncurkan oleh Otoritas Bandara Hong Kong atau Airport Authority (AA) untuk meningkatkan pengalaman penumpang secara keseluruhan. Pada fase pertama ini, akan ada empat e-Security Gates di hall Keberangkatan Selatan di Terminal 1.

Sedangkan untuk lainnya akan dibuat secara bertahap, dimana rencananya 44 e-Security Gates akan dipasang pada kuartal pertama tahun 2019 mendatang. Adanya gate biometrik sendiri selain memvalidasi juga untuk mencapai waktu antrian mendekati nol untuk penumpang.

“Inisiatif cerdas baru ini akan mempercepat dan meningkatkan keakuratan proses pemeriksaan dokumen. Ini juga menandai langkah pertama dalam upaya kami untuk merampingkan penumpang naik di HKIA dengan menggunakan biometrik. Dalam waktu dekat, HKIA akan memperluas penggunaan biometrik dan pengenalan wajah untuk prosedur check in dan boarding dengan tujuan menggunakan wajah penumpang untuk verifikasi identitas selama perjalanan keberangkatan mereka di HKIA, memberikan pengalaman yang mulus bagi wisatawan,” ujar Airport Authority Hong Kong Smart Airport general manager Chris Au Young.

Nantinya dengan gate biometrik, penumpang berusia lebih dari 11 tahun dan memiliki dokumen perjalanan elektronik yang valid dapat menggunakan layanan baru tersebut. Sehingga tidak lagi perlu untuk melakukan pendaftarkan sebelumnya.

Baca juga: Gandeng Qantas Airways, Bandara Internasional Sydney Operasikan Fitur Face Recognition

Sebelum adanya gate e-Security ini, layanan keamanan bandara masih memeriksa dokumen perjalanan secara manual. Dimanan identitas penumpang sesuai dengan informasi yang ditampilkan pada tiket pesawat yang dimiliki.

Setelah gate pintar ini di pasang, perangkat pembaca dokumen dan kamera yang tertana di e-Security akan menggantikan prosedur manual tersebut. Sehingga layanan ini diatur untuk memungkinkan penumpang dalam memindai dokumen dan boarding pass mereka untuk verifikasi dengan teknologi pengenalan wajah. Proses dengan e-Security sendiri diperkirakan memakan waktu hanya 20 detik.