Tuesday, April 16, 2024
HomeBus AKAPBegini Ternyata Cara Isi Air Toilet di Bus AKAP

Begini Ternyata Cara Isi Air Toilet di Bus AKAP

Bus antar kota antar provinsi (AKAP) atau pun pariwisata banyak yang dilengkapi dengan toilet di dalamnya. Toilet biasanya berada di bagian belakang kabin atau bus dengan deck tinggi berada di bagian tengah dekat tangga. Tetapi biasanya letak toilet ini pun tergantung dengan permintaan PO bus ketika memesannya ke karoseri.

Baca juga: Airavat, Bus AKAP dengan Fasilitas Mini Bar dan Toilet Kering

Biasanya toilet dilengkapi dengan toilet duduk, wastafel, cermin, ember dan semprotan air. Selain itu toilet ini hanya digunakan untuk buang air kecil bukan untuk buang air besar. Namun pernahkah Anda berpikir air toilet ini berasal darimana? Tenyata air ini berasal dari penyimpanan atau tandon yang posisinya berada di belakang toilet.

“Itu diisi, jadi ada tandon airnya. Ada juga permintaan customer air AC dibuang ke tandon, tapi kalau standar Adiputro dipisah air AC dan air toilet,” ujar Supervisor Finishing Bus Karoseri Adiputro Yohan Setiawan yang dikutip KabarPenumpang.com dari kompas.com.

Kapasitas tandon ini sekitar 25 liter dan Yohan menjelaskan, jika air habis, maka akan diisi kembali ketika bus semarang berhenti atau beristirahat. Untuk sistem pembuangannya, toilet bus akan langsung ke jalan raya.

“Ada juga yang pakai septic tank, tapi standarnya tidak ada. Semua bus sekarang pada minta langsung ke bawah, kalau pakai septic tank baunya masuk ke kabin,” kata Yohan.

Oleh karena itu, toilet yang ada di kabin hanya bisa digunakan ketika bus sedang berjalan. Selain itu, penumpang hanya boleh buang air kecil, sehingga tidak meninggalkan kotoran dan terjatuh di jalanan.

Baca juga: Meski Ada Perubahan Jadwal, Kereta Jarak Jauh Harus Tetap ‘Berhenti’ dan Isi Air ke Gerbong

Ini jadi mengingatkan dengan kereta api yang juga menggunakan air untuk digunakan di toilet. Nah apakah sama? ternyata tidak jauh berbeda. Kereta api juga memiliki tandon di bagian atas gerbong yang mampu menampung sekitar 60 liter air untuk dua tandon. Biasanya diisi ketika kereta berhenti lama di salah satu stasiun seperti di Cirebon atau stasiun besar lainnya.
























RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru