Berada di Jembatan Setinggi 40 Meter, Stasiun di Jepang ini Sukses Sedot Wisatawan

Sky Station di Jepang. Sumber: visitkami.com

Berbicara soal perkeretaapian di Jepang, nampaknya Negeri Sakura memiliki segudang cerita yang sayang untuk dilewatkan. Nah, bagi Anda yang takut akan ketinggian, nampaknya Anda akan sebisa mungkin menghindari untuk naik kereta dari stasiun ini deh. Pasalnya, Negeri Para Samurai ini memiliki sebuah stasiun yang berada di atas ketinggian 40 meter dari atas permukaan tanah.

Baca Juga: Tanggula, Stasiun Terbengkalai di Atas Awan

Adalah Sky Station atau yang dalam Bahasa Jepangnya bernama Sora no Eki, merupakan sebuah stasiun yang merupakan bagian dari JR San’in Main Line. Sudah lebih dari 100 tahun pengabdiannya terhadap perkeretaapian Jepang, terhitung sejak 1912 dimana stasiun tersebut selesai dibangun. Dihimpun KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, stasiun ini sendiri bercokol di atas sebuah jembatan dengan ketinggian 41,5 meter dan panjang 310,7 meter.

Selain terkenal dengan stasiunnya, jembatan yang menjadi penghubung antara Stasiun Yoroi dan Stasiun Amarube ini sendiri tersohor karena statusnya sebagai jembatan besi terbesar yang ada di Jepang. Jadi, nampaknya semua warga Jepang tahu akan keberadaan jembatan ini.

JR San-in Main Line sendiri sebenarnya sudah ada sejak dulu, tetapi khusus daerah di ketinggian 40 meter ini mengundang banyak perhatian wisatawan, sehingga direncanakanlah pembuatan stasiun khusus yang berada di atas jembatan tersebut. Tidak lain dan tidak bukan, tujuannya adalah untuk mengundang minat para wisatawan. Dalam pembangunannya, otoritas terkait menggelontorkan dana hingga 440 juta Yen atau yang setara dengan Rp56,7 miliar.

Baca Juga: Stasiun Ini Dalamnya Melebihi Tinggi Patung Liberty Loh!

Sudah dapat Anda bayangkan sendiri bagaimana pemandangan yang disuguhkan di atas. Hamparan Laut Jepang menjadi daya tarik utama stasiun yang berada di Perfektur Hyogo, Jepang ini. Sudah tidak aneh rasanya jika stasiun yang sudah berdiri selama 106 tahun yang lalu ini mengalami renovasi demi renovasi.

Selain untuk menjaga ketahanan dari bangunan stasiun, renovasi ini juga ditujukan untuk memperelok penampakannya, mengingat para wisatawan yang mulai berdatangan hanya untuk mencoba sensasi naik kereta dari ketinggian. Tercatat, salah satu rekor pengunjung terbanyak yang pernah datang ke stasiun ini adalah 140.000 orang per tahun pada 2013 silam.