Berhenti di Bojonegoro, KA Sancaka Utara Punya Relasi Baru dari Surabaya Pasar Turi ke Yogyakarta

0
KA Sancaka

Pada 1 Desember 2019 mendatang, kereta api Sancaka akan berubah nama menjadi KA Sancaka Utara dengan relasi baru akan mulai beroperasi. Kereta ini akan mulai melintasi Surabaya Pasarturi-Lamongan-Bojonegoro-Gambirang-Solo hingga Yogyakarta dan sebaliknya.

Baca juga: Hadirkan Empat Kereta Baru, KAI Berlakukan Gapeka 2019

Jalur ini adalah pertama kalinya kereta api Yogyakarta yang melewati Bojonegoro. Kepala Stasiun Bojonegoro, Rohman mengatakan, KA Sancaka Utara diproyeksikan akan terdiri dari dua kelas yakni bisnis dan eksekutif dengan total satu rangkaian sembilan gerbong.

Pembagiannya adalah empat gerbong kelas eksekutif, empat gerbong kelas bisnis dan satu gerbong untuk restorasi dan KA Sancaka Utara ini menyediakan 440 kursi. Tiketnya pun untuk kelas eksekutif berkisar antara Rp230 ribu hingga Rp340 ribu dan kelas bisnis sekitar Rp150 ribu hingga Rp240 ribu.

Tarif ini untuk keberangkatan dari Bojonegoro hingga tiba di Yogyakarta. Awalnya KA Sancaka sendiri merupakan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi AC Premium yag dioperasikan oleh Daop VI Yogyakarta dan Daop VIII Surabaya yang melayani relasi Surabaya Gubeng – Yogyakarta dan sebaliknya. Perjalanan sejauh 311 km ditempuh dengan waktu sekitar lima jam yang melewati kawasan percandian di Prambanan, Sleman dan membelah Kota Solo dan Kota Madiun.

Kereta api ini berhenti di Surabaya Gubeng, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Caruban (hanya jadwal sore arah Yogyakarta), Madiun, Barat (hanya jadwal sore arah Surabaya), Paron (hanya jadwal sore arah Surabaya), Solo Balapan, Klaten (hanya jadwal pagi), dan terakhir Yogyakarta Tugu. Nama Sancaka diambil dari nama sosok ular Sanca (bukan ular naga) yang pengayom dan dapat bertahan di segala keadaan.

Baca juga: Setiap Nama Kereta Ternyata ada Filosofinya

Awalnya KA Sancaka menggunakan rangkaian kereta campuran kelas eksekutif dan bisnis. Kemudian tanggal 16 Oktober 2016 rangkaian kereta kelas bisnis diganti menjadi rangkaian kereta kelas ekonomi AC plus. Terakhir sejak tanggal 8 April 2019 rangkaian KA ini diganti dengan rangkaian baru berbodi stainless steel dengan layanan kelas eksekutif dan ekonomi AC premium beserta kereta makan dan pembangkitnya yang juga baru.

Leave a Reply