Berselisih Karena Tak Kenakan Masker, Penumpang Kereta Terkena Semprotan Merica

0
ilustrasi (tokyoreporter.com)

Masker menjadi salah satu barang penting dan wajib digunakan di mana pun berada. Bahkan bila tidak menggunakan masker di Indonesia akan dikenakan denda sebesar Rp250 ribu atau sanksi sosial.

Baca juga: Tegur Penumpang yang Tak Pakai Masker dengan Benar, Pria Tua ini Justru Kena Gigitan di Dada

Masker wajib digunakan untuk membantu mencegah penularan Covid-19 yang kini menjadi pandemi di seluruh dunia. Namun ada pengecualian bagi mereka yang memiliki penyakit tertentu, anak-anak dan lansia.

Nah, bagaimana bila seseorang tidak menggunakan masker dengan benar? Apakah salah bila menegur orang tersebut? Sepertinya tidak, dan menegur dengan sopan justru membantu orang tersebut agar tidak tertular virus corona baru ini.

Sayangnya pada 3 November kemarin, seorang penumpang kereta di Jepang matanya harus terluka karena menegur penumpang lain yang tidak menggunakan masker dengan benar. KabarPenumpang.com melansir dari laman tokyoreporter.com (4/11/2020), insiden ini terjadi di dalam kereta Tozai Line sekitar pukul 12:35 waktu setempat.

Di mana seorang pria menyemprotkan wajah penumpang kereta bawah tanah dengan semprotan merica. Awal insiden ini di mana penumpang yang menjadi korban tersebut melihat pelaku tidak menggunakan masker untuk menutup hidung dan mulutnya.

Ia berkata, “Pakai maskermu dengan benar”.

Kemudian, ketika keduanya turun dari kereta perselisihan terjadi. Keduanya menuju ke platform Hanzomon di Stasiun Kudanshinta Bangsal Chiyoda. Tiba-tiba pelaku menyemprotkan cairan tersebut ke wajah korban. Setelah pelaku melakukan hal itu, dia melarikan diri dari lokasi kejadian.

Polisi dari Kojimachi mengatakan, korban yang berusia 40-an tersebut dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan akibat luka ringan di matanya. Mereka mengatakan, pelaku berusia sekitar 30-an dan memiliki tinggi badan sekitar 165 cm.

Baca juga: Menolak Pakai Masker, Penumpang Kerera Cepat di Perancis Diusir dari Kereta

Mereka mengatakan, kasus ini diperlakukan sebagai penyebab cedera. Sebelumnya, di Belgia seorang pria paruh baya digigit oleh penumpang bus yang marah. Pria berusia 56 tahun tersebut digigit karena meminta penumpang lain di dalam bus tersebut untuk mengangkat masker dari dagu dan menggunakannya dengan benar.

LEAVE A REPLY