Biar Nggak Bingung, Ini Bedanya Rapid Tes Antibodi, Rapid Tes Antigen dan Swab PCR

0
ilustrasi swab PCR (ciputrahospital.com)

Sepertinya untuk merayakan Natal 2020 dan menyambut Tahun Baru 2021 di luar daerah makin dipersulit selama masa pandemi Covid-19. Tadinya untuk bepergian orang-orang hanya perlu melampirkan hasil rapid tes antibodi. Namun kini karena kasus baru setiap harinya naik, pemerintah mewajibkan setiap orang yang akan berlibur melakukan rapid tes antigen ataupun swab PCR.

Baca juga: Gegara Wajibkan Tes PCR dan Rapid Antigen, Wisatawan ke Bali Kompak Refund Tiket! Di Thailand Justru Diserbu

Nah apa beda dari istilah baru yang selalu terdengar di masa pandemi ini? KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, istilah ini semua memiliki arti yang berbeda dan fungsi yang berbeda untuk mengetes virus corona baru yang menjadi pandemi.

Rapid tes antibodi merupakan skrining awal untuk mendeteksi antibodi yakni IgM dan IgG yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus corona. Antibodi akan terbentuk bila terpapar Covid-19. Namun tes jenis ini dianggap tidak efektif karena saat terpapar Covid-19 tubuh tidak langsung memproduksi antibodi.

Nama lain rapid tes antibodi ini yakni adalah tes serologi di mana untuk mendapatkan hasil Anda akan diambil darah untuk sampel pemeriksaan dan hasilnya bisa ditunggu sepuluh sampai 15 menit. Sedangkan rapid tes antigen berbeda dengan tes rapid antibodi karena cara pemeriksaannya menggunakan swab nasofaring atau orofaring mirip dengan polymerase chain reaction atau PCR.

Tujuannya untuk mendapatkan virus pada sampel lendir yang diambil dari dalam hidung ataupun tenggorokan. Rapid tes antigen ini memiliki sensitivitas maksimal 94 persen, dan spesifisitas sebesar lebih dari 97 persen. Swab dan PCR tak terpisahkan dalam metode tes untuk menegakkan diagnosis Covid-19.

Swab adalah cara untuk memperoleh bahan pemeriksaan atau sampel. Swab dilakukan pada nasofaring dan atau orofarings. Pengambilan ini dilakukan dengan cara mengusap rongga nasofarings dan atau orofarings dengan menggunakan alat seperti kapas lidi khusus.

PCR merupakan metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus. Uji ini akan didapatkan hasil apakah seseorang positif atau tidak SARS Co-2. Dibanding rapid test, pemeriksaan RT-PCR lebih akurat.

Metode ini jugalah yang direkomendasikan WHO untuk mendeteksi Covid-19. Namun akurasi ini dibarengi dengan kerumitan proses dan harga alat yang lebih tinggi. Selain itu, proses untuk mengetahui hasilnya lebih lama ketimbang rapid test.

Baca juga: Enak Banget, Penumpang Etihad Bisa Rapid Test dan PCR Test Covid-19 di Rumah! Begini Teknisnya

Untuk harganya sendiri rapid tes antibodi paling murah dibandingkan yang lainnya yakni sekitar Rp85 ribu. Sedangkan rapid antigen sekitar Rp170 ribu sampai Rp200 ribu. Untuk Swab PCR berkisar Rp800 ribu hingga Rp2 juta tergantung waktu menunggu hasilnya. Sebab semakin cepat semakin mahal harga untuk swab PCR.

LEAVE A REPLY