Bingung Bedakan Bagian Muka dan Ekor MRT Jakarta? Ini Dia Caranya!

Sudah selayaknya jika jaringan metro pertama di Indonesia yang kini tengah dibangun oleh PT MRT Jakarta (MRTJ) ini menjadi sorotan publik seantero Tanah Air. Selain dipercaya menjadi pengurai kemacetan di Ibukota, pernyataan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebutkan bahwa MRT Jakarta mampu menjadi pembentuk budaya baru di Jakarta.

Baca Juga: Anies: Bukan Sekedar Alat Transportasi, MRT Juga Pembentuk “Budaya” Baru di Jakarta

Optimisme warga Jakarta semakin memuncak tatkala dua rangkaian MRT Jakarta tiba di Depo Lebak Bulus pada awal April kemarin. Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT MRTJ, William P Sabandar mengungkapkan bahwa nantinya armada tersebut akan mengular layaknya Commuter Line Jabodetabek.

“Jadi formasi kereta ada 6 unit, yang pertama dan terakhir itu mukanya jadi keretanya bisa maju dan mundur,” tutur William, dikutip dari laman detik.com (27/4/2018). Nah, menyinggung soal armada yang bisa berjalan maju mundur, bagaimana cara membedakan bagian muka dan bagian ekornya? Dilansir KabarPenumpang.com dari sumber terpercaya, yang menandakan bagian muka dan ekor dari armada MRT Jakarta adalah lampu kecil pada bagian atas kaca kabin masinis, atau biasa disebut sebagai head lamp.

Menurut sumber, ada dua buah lampu dengan bentuk yang berbeda, lingkaran dan kotak. Lampu yang berbentuk lingkaran akan memendarkan cahaya putih, sedangkan yang kotak akan memendarkan cahaya merah. Bukan tanpa tujuan, lampu berwarna putih menandakan bagian muka dari armada, sedangkan di ujung satunya lagi lampu akan menyala warna merah yang menandakan ekor dari rangkaian tersebut.

Selain ditujukan untuk memudahkan para pengguna jasa MRT Jakarta kelak, lampu berwarna putih pun berfungsi sebagai sumber pencahayaan ketika armada ini tengah beroperasi, mengingat rute MRT yang kebanyakan berada di bawah tanah yang minim pencahayaan. Jika diperhatikan, tidak ada lampu lain pada armada buatan Nippon Sharyo, Jepang ini.

Baca Juga: Tiga Tes Siap Dilakukan Pada Dua Rangkaian Kereta MRT Jakarta

“Supaya publik tidak bingung, mana bagian muka, mana bagian ekor,” ujar sumber yang namanya enggan dipublikasikan ini. “Jadi, dari jauh mereka bisa melihat kalau lampunya putih, itu bagian mukanya, begitupun sebaliknya,” tandasnya.

Selain itu, ia pun menyebutkan bahwa pemasangan lampu semacam ini sudah menjadi kriteria dasar jaringan Metro di dunia. “Ini sudah jadi standar internasional, kok,” teraangnya. Jadi, sekarang Anda sudah bisa membedakan mana bagian muka dan ekor dari MRT Jakarta, bukan?