“Buddy” Layanan Ride Sharing Multi Penumpang Pertama di Dhaka

(Dhaka Tribune)

Mirip dengan Uber Pool, ada layanan ride sharing bersama dengan orang lain baru-baru ini diluncurkan di Dhaka, Bangladesh. Layanan multi penumpang ini dijalankan oleh perusahaan aplikasi ride sharing Buddy. Buddy diluncurkan di Dhaka pada Kamis (30/1/2019) yang bertujuan memudahkan penumpang untuk berbagi tarif pembayaran dengan penumpang lainnya.

Baca juga: Tutupi Kerugian, Uber Bakal Maksimalkan Moda Transportasi Individual

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman dhakatribune.com (1/2/2019), Buddy saat ini menjadi satu-satunya perusahaan ride sharing di Bangladesh yang menawarkan layanan multi penumpang. Buddy Ltd sendiri adalah saudara dari Microtrade Group Bangladesh yang bermitra dengan Microsoft Bangladesh untuk meluncurkan aplikasi dengan sepuluh minibus yang dimiliki perusahaan tersebut. Moto dari Buddy adalah ‘Ayo bergerak dengan aman’ dan perusahaan meluncurkan aplikasi tersebut setelah hampir satu tahun pengujian.

“Layanan ini diharapkan dimulai dari Dhanmondi, Mirpur 1 dan Uttara. Kami awalnya ingin meluncurkan 100 minibus di kota, menargetkan pejabat perusahaan, wanita dan mahasiswa yang siap untuk menghabiskan lebih dari tarif bus reguler tetapi jauh lebih rendah daripada aplikasi berbagi perjalanan lainnya,” ujar Direktur Pelaksana Microtrade S MD Jashimuddin Chisty.

Chisty menambahkan, layanan ini akan sangat hemat biaya, sebab banyak orang yang akan memanfaatkannya pada waktu yang bersamaan. Dia menjelaskan, layanan multi penumpang sendiri terinspirasi dari aplikasi Uber dan Pathao dimana layanan transportasi lebih murah tetapi hemat biaya bagi pelanggan. Menurut informasi yang tersedia di situs web perusahaan, satu perjalanan bisa mengangkut sekitar enam hingga sepuluh penumpang sekaligus.

“Fitur utama dari aplikasi ini adalah perjalanan yang aman dan aman bagi penumpang, sementara pada saat yang sama, memastikan harga yang lebih rendah,” kata Chisty.

Dia melanjutkan bahwa kamera CCTV telah dipasang di semua kendaraan untuk mengamati situasi di dalamnya secara real time. Sehingga, jika terjadi keadaan darurat, pihaknya bisa mematikan kendaraan dari jarak jauh. Selain itu, tim keamanan seluler yang mengendarai sepeda motor juga siaga untuk memastikan keamanan bagi penumpang.

Layanan dapat dimulai dari mana saja tetapi tujuan rute akan ditentukan oleh penumpang pertama. Nantinya, penumpang lain akan dijemput saat pergi ke tujuan. Direktur pelaksana mengatakan idenya telah menarik beberapa investor dan banyak perusahaan telah berusaha untuk berinvestasi dalam platform tersebut.

Baca juga: Sering Tertukar, Ini Dia Perbedaan Antara Ride-Sharing dan Ride-Hailing

Diketahui, sebelum kehadiran Buddy, Uber telah menghadirkan layanan Uber Pool dimana layanan ini mengangkut beberapa penumpang dengan tujuan yang sama. Kelebihannya adalah pembayaran yang dilakukan oleh penumpang lebih murah dan tidak menghabiskan banyak biaya dibandingkan memesan untuk diri sendiri.