Bukan Sekedar Isapan Jempol, Dubai Mulai Uji Coba Taksi Drone

Sumber: newatlas.com

Setelah beberapa waktu yang lalu Dubai menyatakan niatnya untuk menghadirkan sebuah moda transportasi udara untuk melayani masyarakatnya, kini kota yang terkenal dengan menara Burj Khalifa-nya tersebut baru saja menguji coba moda listrik berupa taksi drone dengan 18 rotor keluaran Volocopter.

Baca Juga: Terima Kucuran Dana Segar, Volocopter Fokus Kembangkan VTOL Andalannya

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari lama newatlas.com (26/9/2017), Otoritas transportasi di Dubai mengklaim bahwa idenya untuk menggunakan helikopter yang punya kemampuan Vertical Take-Off and Landing (VTOL) sebagai wahana transportasi sehari-hari akan menjadi layanan taksi drone pertama yang beroperasi di dunia. Diketahui, pihak Dubai menguji coba kendaraan bernama Volocpter 2X ini pada Senin (25/9/2017) kemarin. Kendaraan ini nantinya akan mengambil jatah seperempat dari keseluruhan perjalanan penumpang di kota tersebut pada tahun 2030 mendatang.

Pemandangan dari dalam Volocopter. Sumber: newatlas.com

Pihak Volocopter sendiri pertama kali muncul di tahun 2013 dengan mengedepankan pesawat terbang elektrik bermesin bandel. Dalam memastikan keseriusan Volocopter di bidang transportasi futuristik, sejumlah uji coba pun dilakukan, guna meminimalisir kesalahan teknis yang mungkin terjadi selama pengoperasiannya kelak. Diketahui, perusahaan asal Jerman ini mendapat sokongan dana dari Daimler, sesama perusahaan asal Negeri Bavaria dengan kucuran US$30 juta pada bulan Agustus kemarin.

Dalam pengoperasiannya kelak, Volocopter 2X dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mengangkut penumpang dari titik penjemputan hingga lokasi tujuan tanpa pilot alias otonom. Adapun kecepatan tertinggi yang dapat dicapai oleh helikopter nirawak ini mampu adalah 100 km per jam. Sementara untuk sekali angkut, taksi drone ini dapat menampung maksimal dua penumpang dengan waktu tempuh 30 menit.

Putra Mahkota Dubai Tengah Mengecek Volocopter 2X.Sumber: newatlas.com

“Taksi drone ini memiliki beragam fitur unik yang mencakup standar keamanan dan keselamatan tinggi, dan banyak redudansi di semua komponen penting seperti baling-baling, motor, sumber listrik, elektronika dan kontrol penerbangan,” ungkap HE Mattar Al Tayer, Direktur Jenderal dan Ketua Board of Executive Directors of Dubai’s Road and Transport Authority. “Dalam kondisi darurat, Anda bisa menggunakan parasut yang tersedia,” imbuhnya.

Baca Juga: Selangkah Lagi, Uber Akan Operasikan Taksi Udara

Putra Mahkota Dubai, Yang Mulia Sheikh Hamdan, menerima pengarahan dari pihak Volocopter tentang bagaimana taksi drone ini akan diintegrasikan dengan sistem transportasi umum lainnya dan bagaimana masyarakat dapat memesan penerbangan dan melacak jalur penerbangannya cukup melalui aplikasi smartphone. Uji coba taksi drone di Dubai ini akan berlangsung selama lima tahun ke depan.