Bus Double Decker di London Jadi ‘Solusi’ Hidup Sejahtera Bagi Tunawisma

0
bus double decker diubah menjadi tempat tinggal tunawisma di London

Tunawisma di Inggris pada Desember 2019 ada sekitar 280 ribu orang dan jumlah ini meningkat 23 ribu sejak 2016. Bahkan para ahli percaya bahwa jumlah tunawisma di Inggris jauh lebih tinggi dari pada data resemi yang disebutkan. Sebab para tunawisma tidak memiliki dokumen.

Baca juga: Snap Uji Coba Bus Wisata Double Decker Tak Beratap untuk Transportasi Pekerja London

Karena hal ini, organisasi non pemerintahan, yakni Buses 4 Homeless menggunakan bus tingkat untuk mengatasi para tunawisma ini. Buses 4 Homeless menggunakan bus double decker yang menjadi ikonik kota London. Mereka mengubahnya menjadi solusi holistik untuk tunawisma di London.

Banyak bus Double Decker yang tidak memenuhi syarat emisi dan tidak lagi beroperasi di jalanan, yang kemudian diambil/dibeli oleh Buses 4 Homeless dan diubah menjadi ‘ruang’ untuk hidup, makan, belajar dan aktivitas kebugaran.

Dilansir KabarPenumpang.com dari borgenmagazine.com (29/11/2020), dalam kurun waktu tiga bulan, program yang bertujuan untuk membantu para tamu, memahami akar penyebab tunawisma mereka dan mempersiapkan untuk masa depan yang lebih sejahtera. Tak hanya itu, program tersebut memiliki penekanan kuat pada pengajaran keterampilan kepada peserta yang dapat membantu mendapatkan pekerjaan dan menjadi terintegrasi kembali dengan komunitas mereka.

Untuk diketahui, Buses 4 Homeless memiliki empat bus berbeda yang melayani berbagai keperluan terkait misinya. The Buses 4 Shelter memiliki 16 tempat tidur yang aman bagi para tunawisma. Buses 4 Dining adalah ruang tempat peserta menyiapkan dan menikmati makanan bersama. Organisasi tersebut menggambarkan bus makan sebagai tempat di mana pengunjung dapat menjalin persahabatan dan tempat di mana mereka dapat berbagi aspirasi satu sama lain.

Bus 4 Learning memiliki komputer dan printer untuk membantu peserta mempelajari keterampilan kejuruan. Di bus-bus tersebut, para pengunjung didukung oleh staf dan satu sama lain sambil mempelajari keterampilan penting. Keterampilan yang dipelajari orang di bus tingkat ini adalah yang dapat mengarah pada pekerjaan potensial.

Organisasi tersebut berharap pengunjung menjadi lebih percaya diri dengan keterampilan mereka dan akan meninggalkan program dengan harga diri yang lebih tinggi sebagai hasilnya. Sedangkan di Buses 4 Wellness, peserta dapat berpartisipasi dalam aktivitas yang berkaitan dengan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.

Beberapa layanan yang ditawarkan antara lain yoga, relaksasi dan kebugaran serta ada juga layanan kesehatan mental yang ditawarkan kepada pengunjung yang membutuhkannya. Konselor dan terapis tersedia untuk membantu mereka yang menggunakan layanan tersebut mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tunawisma mereka dan langkah apa yang dapat mereka ambil untuk mengatasinya.

Baca juga: Agar Tak Bikin Kecewa Penumpang, Bus Tingkat di London Hadirkan Monitor Sisa Kursi di Dek Atas

Nantinya, setelah peserta menyelesaikan program intensif selama tiga bulan, Bus 4 Homeless berharap mereka tidak hanya akan terus mendapatkan pekerjaan dan memulai usaha sendiri, tetapi juga menjadi mentor bagi peserta program di masa depan. Pada 26 Mei, perusahaan mengumumkan bahwa enam mantan penghuninya telah bekerja penuh waktu.

 

 

LEAVE A REPLY