BYD K9 – Inilah Bus Listrik untuk Koridor 13 TransJakarta

Seiring desakan menghadirkan moda transportasi yang ramah lingkungan dengan biaya operasional rendah, maka era bus listrik di Indonesia tinggal di depan mata. Ibarat gayung bersambut, pasokan teknologi untuk implementasi bus listrik sudah tersedia di pasaran. Seperti di ajang Busworld South East Asia 2019, ditampilkan dua bus listrik ukuran besar dari jenis low deck yang nantinya digadang melayani armada TransJakarta.B

Baca juga: Busworld South East Asia 2019 Resmi Dibuka, Unggulkan Solusi Bus Listrik dan Ramah Lingkungan

Bus pertama dengan livery kombinasi biru dan hijau, adalah BYD buatan Cina yang didatangkan oleh distributornya, PT Bakrie Autoparts. Sedangkan satunya lagi adalah bus listrik dengan merek MAB, buatan manufaktur lokal Mobil Anak Bangsa dengan bodi garapan karoseri New Armada, Magelang. Di Busworld South East Asia 2019, Bakrie Autoparts juga membawa bus listrik dengan ukuran yang lebih kecil (mini bus) dari merek BYD juga yang dapat diuji coba untuk berkeliling di area JIExpo Kemayoran.

Khusus bus listrik low deck hanya ditampilkan secara statis di indoor area. Secara khusus, BYD tak hanya menampilkan sosok bus-nya saja, melainkan juga diperlihatkan stasiun penyediaan daya listrik untuk bus tersebut. Bus low deck dengan panjang 12 meter ini dilengkapi 32 kursi serta dukungan fasilitas untuk kaum difabel, berikut folding ramp pada pintu bagian tengahnya. Soal kemudahan akses, dek bus ini cukup rendah (140 mm) dan dilengkapi dengan ramp untuk menaik turunkan penumpang yang memiliki kebutuhan khusus.

Bus yang diberi label “TransJakarta Electric Vehicle” BYD K9 ini menggunakan baterai tipe Lithium Fenno Phosphabe (LiFePo) dengan kapasitas 259 kWh. Tenaga maksimum yang dapat dicapai dari bus ini mencapai 268 horse power. Sementara kecepatan maksimum bus ini adalah 70 km per jam.

Dalam kondisi baterai penuh, bus dapat menenpuh rute sepanjang 250 km. Bicara tentang waktu pengisian baterai (charging), memang tak bisa secepat isi ulang tenaga ponsel, semisal untuk pengisian daya menggunakan arus 80 kW dengan waktu pengisian dari kosong hingga penuh butuh waktu 3 jam.

Baca juga: Dukung Operasional Bus Listrik Bandara Soekarno-Hatta, PLN Akan Bangun 4 SPLU

Dari spesifikasinya, bus listrik dengan bobot 18 ton ini punya dimensi panjang 12 meter,lebar 2,5 meter, tinggi 3,4 meter, serta jarak sumbu roda sejauh 6,1 meter. Bus listrik ini selanjutnya akan di uji coba selama 6 bulan oleh TransJakarta. Nah, penasaran dengan sosok bus yang nantinya akan melayani rute koridor 13 (CBD Ciledug – Kapten Tendean) TransJakarta ini? Simak video-nya di bawah ini.