Cathay Pacific Hong Kong, Ternyata Didirikan oleh Orang Australia dan Amerika

Sumber: Cathay Pacific

Nama maskapai ini begitu kondang, boleh dibilang sejajar dengan Singapore Airlines, Emirates, atau bahkan maskapai asing lainnya yang pernah Anda lihat tengah ‘nangkring’ di tarmak Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tapi ternyata, Cathay Pacific Airways punya segudang fakta-fakta unik yang menarik untuk dibahas. Ya, salah satunya adalah Flag Carrier Hong Kong ini pernah meraih penghargaan “Airline of the Year” selama empat kali (tahun 2003, 2005, 2009, dan 2014)

Baca Juga: OMG! Salah Penulisan Livery Pesawat, Nama Cathay Pacific Menjadi ‘Cathay Paciic’

Tentu pencapaian tersebut bisa dibilang fenomenal karena tercatat hanya ada enam maskapai yang pernah menyandang gelar tersebut – terhitung sejak pertama kali penghargaan tersebut dirilis pada tahun 2001. Wah, kira-kira apa lagi ya yang menarik dari maskapai yang bermarkas di Hong Kong International Airport ini? Berikut KabarPenumpang.com rangkum empat fakta unik seputar Cathay Pacific Airways, dikutip dari laman gotravelyourway.com.

Pelanggan Pertama Airbus A350
Tidak bisa dipungkiri, armada A350 rilisan Airbus memang tengah naik daun belakangan ini – dan Cathay Pacific Airways menjadi maskapai yang pertama kali menerima produk ini pada 30 Mei 2016 silam dari pabrik Airbus di Toulouse, Perancis. Kendati sebelumnya sudah ada Qatar Airways yang menggunakan armada ini, namun stasusnya masihlah sebagai launching customer.

Pesawat Jet Pertamanya
Maskapai yang didirikan pada 24 September 1946 ini menjalani tahun-tahun berat di awal pengoperasiannya. Alih-alih untuk memperluas jaringan penerbangan dan semakin kompetitif dengan para pesaingnya, Cathay Pacific mendatangkan Convair 880 sebagai armada jet pertamanya pada tahun 1964. Kala itu, maskapai lain yang juga menggunakan Convair 880 adalah Delta dan SwissAir.

Armada Pertama Cathay Pacific Airways
Douglas DC-3 merupakan armada pertama Cathay Pacific dan juga merangkap sebagai salah satu armada unik di tubuh maskapai ini. Bagaimana tidak, DC-3 merupakan pesawat yang masih bisa mengudara kendati umurnya sudah tidak lagi muda. Diibaratkan dan terinspirasi dari mobil Volkswagen (VW Beetle), alhasil DC-3 pertama Cathay Pacific Airways ini Betsy.

Baca Juga: Cathay Pacific Hibahkan Boeing 777-200 Perdana Ke Museum Dirgantara di Arizona

Didirikan oleh Orang Australia dan Amerika
Adalah Sydney H. de Kantzow dan Roy C. Farrell.yang menjadi dua penggagas terbentuknya maskapai berkode ICAO CPA ini. Sydney merupakan pilot Royal Australian Air Force berkebangsaan Swedia/Polandia yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di Sydney, Australia. Sedangkan Roy merupakan pria berkebangsaan Amerika yang menjadi pencetus dari penggunaan nama Cathay. Menurutnya, nama Cathay sendiri diambil dari nama abad pertengahan dari Cina.