Cerdas Namun Dipandang Licik, Lufthansa Perkarakan Penumpang yang Praktekkan Travel Hack

Sumber: Thelocal.de

Ada saja cara licik-nan cerdas yang dilakukan oleh seorang oknum untuk mendapatkan keuntungan, seperti halnya seorang penumpang flag carrier Jerman, Lufthansa yang dikabarkan kedapatan berbuat curang untuk mendapatkan harga yang lebih murah ketimbang harga asli yang ditawarkan oleh pihak maskapai. Kendati kejadian ini sudah terlewatkan sekira dua tahun yang lalu, namun pihak Lufthansa tetap bersikeras untuk membawa kasus yang merugikan perusahaan ini ke ranah hukum.

Baca Juga: Lufthansa Hentikan Pengoperasian “Tante Ju”, Siapa Dia?

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, menurut berkas yang masuk ke pihak pengadilan, pada Mei 2016 silam, seorang penumpang yang identitasnya dirahasiakan membeli tiket return trip di kelas bisnis untuk rute penerbangan dari Oslo di Norwegia menuju Seattle di Amerika Serikat via Frankfurt, Jerman seharga £556 atau yang sekiranya setara dengan Rp10 juta kurs sekarang.

Penumpang ini melakoni perjalanan dari Oslo menuju Seattle dengan tanpa adanya masalah. Namun ketika dalam perjalanan pulang, penumpang berjenis kelamin pria ini diketahui telah membeli tiket Lufthansa terpisah dari Frankfurt menuju Berlin tanpa dirinya menyelesaikan return journey menuju Oslo. Dalam ketentuan yang berlaku di tubuh maskapai Lufthansa, sudah jelas bahwa praktek ‘kecurangan’ semacam ini tidaklah diijinkan.

Dalam kasus ini, Lufthansa berpegang teguh pada regulasi yang berlaku di perusahaan dan mereka menggugat penumpang ini dengan nominal €2.112 atau yang setara dengan Rp33,5 juta sebagai kompensasi dari kecurangan yang ia lakukan.

Pada bulan Desember lalu, pihak pengadilan distrik Berlin telah menolak gugatan yang dilayangkan oleh pihak Lufthansa terkait kasus ini. Namun Lufthansa tidak menyerah dan mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan banding atas putusan pengadilan tersebut.

Baca Juga: Lufthansa Hadirkan Makanan Astronot di Kelas Bisnis

Tidak menutup kemungkinan bagi Anda untuk bisa menghemat biaya penerbangan dengan cara mengambil non-direct flight. Tidak sedikit maskapai yang terkadang menawarkan rute non-direct flight lebih murah daripada yang direct flight. Ini berarti bahwa dengan memesan tiket non-direct flight, dimana tujuan yang Anda tuju sebenarnya adalah lokasi transit, Anda akan mendapatkan tiket dengan harga yang sedikit lebih murah ketimbang Anda membeli tiket direct flight.

Sebagai contoh, mungkin harga tiket penerbangan PP dari Oslo menuju Seattle ditambah dengan tiket dari Frankfurt menuju Berlin itu lebih murah ketimbang harga tiket direct flight dari Oslo – Seattle dan Seattle – Berlin.

Sebenarnya cara yang dilakukan si penumpang ini bisa dibilang cukup cerdas, namun tidak oleh pihak Lufthansa yang malah membawa kasus ini ke meja hijau.