Chenab, Jadi Kondang Karena Ada Jembatan Kereta Tertinggi di Dunia

Tekla

Dengan kontur geografis yang berbukit dan lembah, mengharuskan perusahaan kereta api di suatu negara untuk berpikir keras untuk menghadirkan jembatan rel kereta api (KA) yang memadai, tak jarang akibat medan yang dihadapi begitu menantang, terciptalah “maha karya” berupa jembatan yang eksentrik, salah satunya adalah jembatan KA di ketinggian.

Di Indonesia ada jembatan kereta Cisomang yang dikenal sebagai jembatan kereta tertinggi di Indonesia. Sedangkan di Tiongkok juga memiliki jembatan kereta yang tepatnya berada di Guizhou dengan melintasi sungai Beipanjiang dengan tinggi 275 meter. Namun keduanya dikalahkan oleh tinggi jembatan rel kereta tertinggi yang dimiliki India yakni jembatan Chenab.

Dengan ketinggian 359 meter ini, di klaim lebih tinggi 25 meter dibanding menara Eiffel di Paris, Perancis. Tahun 2008 lalu, pembangunan jembatan kereta ini sempat terhenti karena kontraktor tidak bisa memasang konstruksi landasan setelah 6 tahun berjalan pembangunan. Tak lama kemudian yakni 9 bulan setelah pemberhentian pembangunan, komite pembanguanan jembatan kereta tertinggi ini melanjutkan lagi proyek tersebut sebagai awal kebangkitan kembali pembangunan jembatan kereta tertinggi Chenab.

www.aniruddhafriend-samirsinh.com/dailymail.co.uk
www.aniruddhafriend-samirsinh.com/dailymail.co.uk

Jembatan kereta ini akan melalui kawasan pegunungan Utara India dan tepat berada di atas sungai Chenab. Jembatan kereta tertinggi ini akan menghubungkan wilayah Jammu dan Kashmir. Nantinya dari kawasan Baramulla ke Jammu di Himalaya, jarak yang ditempuh hanya sekitar 6,5 jam dan lebih cepat dari jarak tempuh awal sekitar 13 jam lamanya.

Jembatan kereta ini pun di bangun dengan perhitungan yang tepat, yakni tahan angin yang kencang dan gempa. Konstruksi bangunan memiliki teknik yang mengagumkan dengan lengkungan-lengkungan baja untuk konstruksi jembatan rel ini. kemudian akan ditahan oleh kabel raksasa di kedua sisi jembatan untuk menahan guncangan pada jembatan tersebut saat kereta melaluinya.

Bahan-bahan konstruksi yang diperlukan untuk pembangunan jembatan kereta Chenab dikirim menggunakan helikopter. Hal ini dikarenakan sulitnya akses truk-truk besar untuk mengirimkan bahan bangunan menuju ke lokasi pembangunan. Tak hanya itu, pembangunan jembatan ini tidak boleh mengganggu arus dan aliran sungai Chenab.

Jembatan ini memiliki panjang 1315 meter dan dirancang dengan menggunakan konstruksi baja 25 ribu ton dan bahan material lainnya. Pembangunan jembatan kereta tertinggi di dunia ini di lakukan oleh Kokan Railyways Corporation. Diperkirakan dana yang dihabiskan untuk membangun jembatan kereta tertinggi di dunia ini sekitar $92 juta atau sekitar Rp1,06 triliun.

Pembangunan jembatan ini selain menghubungakan Jammu-Baramulla, kota-kota lainnya yang akan dilalui yakni Udhampur, Katra dan Qazigund. Diperkirakan, jembatan Chenab ini selesai tahun 2016 lalu dan mulai beroperasi.