Di Paris AirShow 2019 Airbus Perkenalkan A321XLR, Apa Saja Keunggulannya?

0
Sumber: Airbus.com

Dengan diberhentikannya program A380, bukan berarti Airbus menyerah begitu saja terhadap keadaan. Permintaan pasar yang lebih mengarah kepada daya tempuh yang jauh namun dengan daya angkut yang tidak terlalu banyak membimbing Airbus untuk mengembangkan varian terbarunya. Adalah Airbus A321XLR, sebuah pesawat single aisle kembangan Airbus yang mampu mengarungi jarak hingga 4.700 nautical miles ini digadang-gadang sebagai pengganti A380 dan diperkenalkan ke publik pada perhelatan Paris AirShow 2019.

Baca Juga: ‘Curi’ Pasar Boeing, Airbus Genjot Produksi A321XLR

XLR, yang merupakan singkatan dari Xtra Long Range ini akan membawa penumpang hingga jarak terjauh 8.700km. Memang, jarak tersebut belum bisa menyaingi jarak tempuh dari A380 yang mencapai angka 15.200 km, namun dengan kemampuan tempuhnya yang bisa dibilang melebihi rata-rata pesawat lorong tunggal lainnya, maka keberadaan Airbus A321XLR tidaklah bisa dipandang sebelah mata. Ya, kini bukanlah load factor saja yang menjadi perhatian utama para pegiat bisnis aviasi, melainkan lebih kepada efektifitas dalam melakukan operasi.

Seeprti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman forbes.com (17/6/2019), Airbus A321XLR merupakan hasil dari pengembangan lanjutan dari varian sebelumnya, A321neo yang dikembangkan menjadi A321LR (Long Range) sebelum akhirnya diakhiri dengan dirilisnya varian A321XLR.

Pihak Airbus mengungkapkan bahwa A321XLR akan lebih hemat bahan bakar sekitar 30 persen per penumpang ketimbang varian yang dirilis kompetitor terbesarnya, Boeing 757. Sementara untuk jarak tempuhnya sendiri, Airbus A321XLR 15 persen lebih jauh ketimbang kakak kandungnya, Airbus A321LR yang hanya mampu menempuh jarak 4.600 mil atau yang setara dengan 7.403km.

Sumber: Airbus

Dengan kapasitasnya untuk mengarungi jarak 8.700km, maka rute penerbangan sekelas Tokyo – Sydney, London – Miami/Tampa, atau Dubai – Cape Town bukanlah sebuah masalah yang berarti, karena jarak dari ketiga contoh di atas berada di kisaran 4.000 nautical miles atau yang setara dengan 7.408 km.

Baca Juga: Paris Air Show 2019 Jadi Ajang ‘Klarifikasi’ Besar-Besaran Bagi Boeing

Peningkatan jarak tempuh pada varian A321XLR ini tidak lepas dari peran tangki bahan bakar yang juga lebih besar ketimbang varian sebelumnya. Dan jangan lupakan modifikasi yang dilakukan Airbus pada bagian landing gear yang meningkatkan maximum takeoff weight dan stream flaps pada bagian tepisayap yang lebih ramping.

Kendati sudah dipamerkan di Paris AirShow 2019, namun pihak Airbus merencanakan pesawat yang mampu mengangkut 180 hingga 220 penumpang ini baru bisa mengudara pada tahun 2023 mendatang.

 

Leave a Reply