Diduga Mabuk dan Teler, Pramugari United Airlines Layangkan Kalimat Kasar ke Penumpang

Sumber: airlines-inform.com

Bukan United Airlines namanya jika tidak berulah. Kali ini, maskapai asli Negeri Paman Sam kembali menghebohkan jagat dunia maya setelah perlakuan tidak sopan yang dilayangkan kru penerbang kepada penumpang. Dalam kasus kali ini, awak kabin dalam penerbangan dari Denver ke Williston, North Dakota menjadi sorotan publik setelah melontarkan kalimat yang tidak semestinya.

Baca Juga: Dipecat dan Difitnah, Mantan ‘Eksekutor’ David Dao Layangkan Tuntutan Ke United Airlines dan CDA

Sebagaimana yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman people.com (4/5/2018), seorang penumpang yang turut dalam penerbangan pada Kamis (3/4/2018) sore melampiaskan kekecewaannya terhadap pihak United melalui jejaring sosial Twitter. “Terima kasih United atas penerbangannya yang mengerikan. Pramugari tampak mabuk dan teler, membuat suasana di dalam kabin menjadi sangat tidak nyaman!” tulis sang penumpang yang ingin tetap anonim. Sayangnya, unggahan tersebut sudah dihapus oleh empunya.

Salah satu aksi dari si awak kabin adalah ketika dirinya mengumumkan informasi terkait penerbangan. “Jika Anda tidak mengencangkan sabuk pengaman, maka Anda semua akan mati,” kenang penumpang tersebut. Tentu saja, hal tersebut membuat penumpang di dalam kabin merasa kebingungan dan menganggap hal tersebut di luar batas norma kesopanan dan menyalahi Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku.

Kesal dengan perlakuan yang menyalahi aturan tersebut, si pengunggah status langsung menyambangi kabin kokpit, berniat untuk melaporkan kejadian yang baru saja ia alami kepada kapten penerbangan. Seperti yang sudah bisa ditebak, petugas kepolisian sudah menantikan kehadiran mereka di bandara di North Dakota.

Menanggapi pemberitaan yang kadung tersebar luas ini, pihak United hanya bisa meminta maaf atas kejadian kurang menyenangkan tersebut. “Kami mengetahui adanya insiden yang melibatkan seorang pramugari dari layanan regional kami, Trans States Airlines dengan nomor penerbangan 4689. Sebagai etiket baik, kami telah memberikan kompensasi kepada semua pelanggan di penerbangan terkait dan kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” jelas pihak United melalui keterangan tertulis.

Baca Juga: Pelayanan Buruk Malah Dongkrak Laba United Airlines, Kok Bisa?

Menanggapi nasib sang awak kabin, pihak Trans States Airlines mengatakan bahwa tersangka tengah melewati masa interogasi dan ‘dibekukan’ sementara dari pekerjaannya. Duh, ada-ada saja, ya!