Friday, January 16, 2026
HomeAnalisa AngkutanDikirim ke Sukabumi, Kereta Petani dan Pedagang Bakal Melayani Rute Sukabumi -...

Dikirim ke Sukabumi, Kereta Petani dan Pedagang Bakal Melayani Rute Sukabumi – Cipatat

Sebuah momen perdana, rangkaian kereta kelas ekonomi dikirim daro Depo Cipinang menuju Sukabumi. Ya, kereta jenis ini sebenarnya sudah dijalankan pada rute Rangkasbktung sampai dengan Merak pulang pergi. Kereta dengan warna dasar hijau ini digadang-gadang merupakan terobosan baru dari PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) yang dibuat oleh kru Balai Yasa Surabaya Gubeng.

Ya, bertuliskan Kereta Khusus Petani dan Pedagang inilah yang menjadi satu-satunya unit yang dikirim ke Sukabumi. Kereta tersebut dikirim dari Depo Cipinang, Jakarta Timur melewati Stasiun Pasar Senen, Kampung Bandan, Tanah Abang, Manggarai, Depok, hingga berakhir di Stasiun Bogor. Kereta ini di tarik dari Depo Cipinang menggunakan lokomotif CC 206 hanya membawa satu unit saja.

Setelah tiba di Stasiun Bogor, kereta tersebut dilangsir dari jalur 4 menuju jalur 2 yang sebenarnya sudah tersedia rangkaian Kereta Api (KA) Pangrango yang. Kereta Khusus Petani dan Pedagang tersebut dirangkaikan ke KA Pangrango sebagai nomor kereta 226 rute Bogor Paledang – Sukabumi. Posisi kereta ini berada di paling depan atau persis di belakang lokomotif.

Satu unit Kereta Petani dan Pedagang yang dirangkaikan di KA Pangrango rute Bogor – Sukabumi.

KA Pangrango diberangkatkan dari Stasiun Bogor pada pukul 12:55 WIB menuju kedatangan di Stasiun Bogor Paledang untuk mengangkut penumpang yang sudah sedia di peron. Setibanya rangkaian KA Pangrango di Stasiun Sukabumi, Kereta Khusus Petani dan Pedagang ini dilangsir kembali ke jalur 3. Informasi yang tentunya sudah diketahui bahwa nantinya kereta kelas ekonomi tersebut akan digunakan sebagai KA Siliwangi.

KA Siliwangi dengan rute Sukabumi – Cianjur- Cipatat pp. Ini sudah melayani penumpang sejak 8 Februari 2014 silam. KA Siliwangi telah menemani perjalanan penumpang khususnya warga Sukabumi, Cianjur dan sekitarnya dengan harga yang terjangkau bahkan relatif murah. Rangkaiannya hingga kini masih menggunakan interior kelas ekonomi bersubsidi yang terdiri dari 106 tempat duduk per keretanya.

Tentunya jika sudah menggunakan rangkaian Kereta Khusus Petani dan Pedagang akan berbeda interiornya. Dengan posisi duduk yang menyamping, membuat bagian dalam kereta ini tentu menjadi luas. Kereta Petani – Pedagang memiliki kapasitas 73 tempat duduk serta area bagasi yang disiapkan untuk membawa hasil panen, olahan makanan, hingga kerajinan.

Jika sudah dioperasikan secara menyeluruh, tentunya layanan ini akan memperkuat ekonomi lokal dengan memberikan jalur distribusi yang lebih tertata dan hemat biaya. Fasilitas yang disiapkan Balai Yasa Surabaya Gubeng tentunya juga memastikan keselamatan serta kenyamanan bagi pengguna maupun penumpang umum.

Inovasi Baru, Ternyata Ini Alasan KAI Membuat Kereta Petani dan Pedagang

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru