Dipukuli Awak Kabin, Penumpang Pria Gugat American Airlines dan Tuntut US$160 Ribu

0
Sumber: TheOddiseyOnline

Seorang penumpang American Airlines baru-baru ini mengajukan sebuah gugatan kepada maskapai besar itu dan mengklaim bahwa seorang awak kabin telah meninju wajah dan kepalanya saat bepergian dari Charlotte di North Carolina menuju Philadelphia pada tahun 2018 lalu. Gregory Lagana mengajukan gugatannya di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik New Jersey pada hari Jumat (11/1/2019).

Baca juga: Jari Terjepit di Sandaran Bangku, Penumpang ini Gugat American Airlines dan SkyWest Airlines

Dalam gugatannya dia mengatakan awak kabin bernama Lance Wiley menjepit lengan kanannya dan berulang kali meninju wajah serta bagian belakang kepalanya saat dirinya duduk dengan menggunakan sabuk pengaman. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman usatoday.com (15/1/2019), dalam gugatan itu Wiley tengah mendorong troli makanan dan minuman.

Kemudian keduanya diduga berdebat terkait minuman pesanan Lagana sebelum terjadinya pertengkaran tersebut. Bahkan Lagana mengklaim tidak terlibat kesalahan yang membahayakan keselamatan pesawat.

Dia mengatakan dalam gugatan karena hal tersebut dirinya menderita Hematoma kulit kepala, lecet, bengakak, kemerahan, luka memar dan luka di bagian tangannya. Lagana diketahui mendapat perawatan medis di Priceton Medical Center di New Jersey dan termasuk perawatan neurologis, bedah saraf dan chiropraktik.

“Akibat kecelakaan itu, penggugat menderita luka-luka serius dan permanen, serta cedera mental dan emosional yang membuatnya terluka secara permanen dan sangat parah,” menurut gugatan itu.

Lagana menutut dalam gugatan sendiri untuk mendapatkan ganti rugi sebesar US$161 ribu atau Rp2,2 miliar. Seorang juru bicara American Airlines Matt Millter mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa maskapai tersebut tengah meninjau gugatan dan rincian penerbangan dan tidak mengomentari hal tersebut lebih lanjut.

Lagana, seorang warga New Jersey, mengklaim dalam keluhan bahwa luka-lukanya disebabkan oleh peristiwa yang tidak terduga atau tidak biasa pada penerbangan tahun lalu. Dia awalnya memesan penerbangannya pada Juni 2017 dalam penerbangan menggunakan United dari Newark ke Bonaire yang dijadwalkan berangkat 23 Desember 2017.

Baca juga: Diskriminasi Penumpang Israel, El Al Tolak Turunkan Dana Kompensasi

Kemudian melanjutkan dengan American Airlines untuk penerbangan dari Aruba ke Philadelphia yang dijadwalkan 3 Januari 2018. Karena adanya penundaan dan pembatalan penerbangan mengakibatkan tiket perjalanan Lagana dipesan ulang untuk beberapa penerbangan dalam perjalanan kembali Aruba ke Charlotte dan Charlotte ke Philadelphia.

Leave a Reply