Dirut TransJakarta Pastikan Armadanya Tidak Menggunakan Ban Vulkanisir

0
Direktur Utama PT Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo (TransJakarta)

Berhentinya bus TransJakarta di rel kereta Halimun yang tengah diselidiki menghadirkan kabar baru lainnya. Di mana TransJakarta menggunakan ban vulkanisir pada setiap unitnya. Kabar ini tersebar setelah adanya bus TransJakarta rute PGC-Harmoni (5C) mengalami kerusakan beberapa hari lalu.

Baca juga: Bus TransJakarta Mogok di Tengah Perlintasan Kereta, Ini Kemungkinan Penyebabnya

Insiden bus TransJakarta mengalami gangguan juga diunggah oleh Instagram TMC Polda Metro Jaya, @tmcpoldametro. Yang mana dalam unggahan tersebut, bus TransJakarta mengalami gangguan ban di Harmoni, Jakarta Pusat.

“Bus TransJakarta alami gangguan ban (vulkanisirnya lepas) di samping Pos Lantas Harmoni, Jakarta Pusat, dan sudah dalam penanganan montir,” tulis TMC Polda Metro Jaya dilihat, Kamis (3/6/2021).

Karena adanya dua insiden ini, PT Transportasi Jakarta atau TransJakarta angkat bicara dan menjelaskan keseluruhannya. Direktur utama PT TransJakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo menjelaskan dalam dialog bersama dengan Gerakan Indonesia Muda.

Jhony mengucapkan terimakasih dan mengapresiai Gerakan Indonesia Muda yang peduli terhadap perusahaan yang dipimpinnya tersebut. Dia mengatakan, terkait kedua insiden yang terjadi tidak berselang lama tersebut, TransJakarta sama sekali tidak pernah menggunakan ban vulkanisir.

“Untuk itu guna menghindari pemberitaan yang melenceng, kami persilahkan pihak-pihak yang meragukan hal ini untuk melakukan audit secara langsung,“ ujar Jhony yang dikutip dari siaran pers, Rabu (9/6/2021).

Bahkan Jhony menambahkan, saat ini pihaknya terus berfokus dalam memberikan pelayanan terbaik bagi fasilitas yang aman dan nyaman digunakan oleh pelanggan di masa pandemi saat ini. Untuk diketahui, bus dengan ban rusak terjadi sekitar pukul 07.30 WIB pada Kamis (3/6/2021).

Saat itu bus tengah melintas di traffic light Harmoni dari Juanda menuju ke Harmoni. Kemudian bus mengalami pecah ban depan bagian kanan bus dan ban yang digunakan bus TransJakarta tersebut diproduksi tahun 2016. Selain itu bus itu terakhir kali dilakukan uji KIR pada 9 Februari 2021 dan lulus untuk melayani seluruh masyarakat.

Baca juga: Ulang Tahun Ke-7, TransJakarta Tambah Tiga Fitur Baru di Aplikasi Tije

Sehingga ketika ban pecah terlihat seperti vulkanisir lepas. Bahkan saat kondisi ban pecah, bus TransJakarta diarahkan tetap melaju hingga Halte Harmoni sehingga kondisi ban mengalami sobek di sekelilingnya.