Eks Jalur Kereta di Milan Diubah Menjadi Taman dengan Jalan Setapak Bergaya High Line

0
Halaman kereta diubah menjadi taman dengan jalan setapak bergaya High Line (atlas.com)

Banyak jalan untuk memaksimalkan ruang hijau di suatu kota, salah satunya dengan memanfaatkan bekas jalur kereta. Seperti di Milan, Italia, kolaborasi internasional yang terdiri dari Diller Scofidio + Renfro, Arsitektur PLP, Carlo Ratti Associati, serta Outcomist dan Arup, sedang mengerjakan proyek untuk mengubah jalur eks kereta api Milan menjadi taman yang dipenuhi pohon dengan jalan setapak bergaya High Line. Proyek ini dinamakan Parco Romana dan akan melibatkan penciptaan ruang kantor baru dan beberapa perumahan juga untuk atlet Olimpiade.

Baca juga: Di Argentina, Jalur Kereta Paling Selatan di Dunia ini Dulunya Bekas Akses Menuju Penjara

Parco Romana dijadwalkan untuk distrik Porta Romana Milan, dan akan berpusat di sekitar bekas  jalur kereta api, yang akan ditata ulang untuk menciptakan ruang hijau publik baru, termasuk hutan. Sebuah “Hutan Gantung” bahkan bisa menjadi daya tarik utama dan terdiri dari jalan setapak yang ditinggikan berdasarkan infrastruktur kereta api yang ada.

Ini akan mencakup ratusan pohon dan menawarkan rute berjalan kaki dengan pemandangan pilihan daerah tersebut. Diller Scofidio + Renfro sudah memiliki bentuk untuk hal semacam ini, bersama-sama menciptakan High Line yang asli, ditambah lagi sedang mengerjakan sesuatu yang serupa untuk London.

Dilansir KabarPenumpang.com dari newatlas.com (16/4/2021), area timur taman akan menjadi rumah bagi gedung perkantoran baru. Di sisi barat akan menjadi distrik perumahan serba guna yang akan menjadi wisma bagi para atlet Olimpiade Musim Dingin Milan 2026 mendatang. Setelah olimpiade selesai, itu akan diubah menjadi kompleks perumahan bagi masyarakat yang mencakup perumahan sosial.

Tak hanya itu, area perumahan juga akan menampilkan lapangan umum, taman komunitas, ruang olahraga luar ruangan dan ruang kerja bersama yang terletak di dalam gudang perbaikan kereta yang telah direnovasi. Nantinya, jenis sistem energi terbarukan yang tidak ditentukan akan digunakan untuk pembangkit listrik.

Baca juga: Beralih Fungsi Menjadi Rumah dan Kandang Ayam, Begini Kabar Stasiun Menes

“Skema tersebut memikirkan kembali area rel kereta api yang telah membagi wilayah tersebut selama lebih dari satu abad. Ini menyatukan ranah perkotaan yang terfragmentasi, menghubungkan kembali lingkungan sekitarnya dengan distrik serba guna yang dinamis yang berakar pada prinsip-prinsip inklusivitas, keanekaragaman hayati, ketahanan, konektivitas dan kesejahteraan,” kata siaran pers proyek tersebut.

Leave a Reply