Ekspansi Bisnis, Japan Railway East Buka Area Belanja di Stasiun Singapura Akhir 2019

Bila mengandalkan pemasukan dari penjualan tiket semata, rasanya berat bagi perusahaan kereta untuk dapat mencetak laba secara signifikan. Untuk itu, pilihan optimalisasi kawasan stasiun yang terintegrasi dengan area belanja menjadi opsi yang dikedepankan hampir di semua perusahaan kereta. Mungkin karena alokasi dana yang besar, bukan tak mungkin investasi justru di lakukan di luar negeri, salah satunya seperti dilakukan perusahaan kereta asal Jepang.

Persisnya East Japan Railway Co (JR East) akan membuka area belanja di 27 dari 32 stasiun di Thomson-East Coast Line (TEL), Singapura. Kabarnya area belanja tersebut akan beroperasi secara bertahap mulai akhir tahun ini.

Baca juga: Naik Kereta Shinkansen, Jangan Lupa Beli Ekiben di Kios Stasiun untuk Bekal Makanan

Dilansir dari todayonline.com (5/9/2019) oleh KabarPenumpang.com, dibukanya area belanja oleh JR East ini merupakan operator kereta api Jepang pertama yang mengembangkan fasilitas komersial di stasiun di negara-negara asing. JR East memiliki rencana awal membuka di stasiun dekat perbatasan Malaysia di jalur utara-selatan yakni Woodlands North, Woodlands and Woodlands South.

Toshio Omiyama, direktur pelaksana JR East Business Development SEA, unit Singapura mengatakan, pihaknya memenangkan kontrak operasi ritel untuk jalur kereta api senilai S$24 juta atau sekitar US$17,3 dengan SMRT Experience, anak perusahaan operator angkutan umum SMRT Corp, dan Alphaplus Investments, anak perusahaan dari supermarket besar dan operator rantai toko serba ada NTUC FairPrice Co-Operative, pada 27 Agustus kemarin.

Ketiga perusahaan tersebut akan mendirikan Stellar Singapore-Japan Retail pada bulan Oktober untuk mengoperasikan ruang ritel, dengan JR East Business Development SEA yang memegang 35 persen saham. JR East mengatakan, operator ini akan menyewa ruang lantai dengan luas lima ribu meter persegi dari Land Transport Authority (LTA) Singapura selama 16 tahun mulai dari akhir 2019.

“Area perbelanjaan terbesar akan berada di Stasiun Woodlands pada 1570 meter persegi. NTUC FairPrice bermaksud untuk membuka toko-toko Cheers di ruang ritel,” ujar Omiyama.

Manajer pengembangan bisnis baru JR East Akiko Takamura mengatakan, area belanja ini mungkin akan menampung beberapa penyewa Jepang yang saat ini mengoperasikan toko di mal Jepang yang dikelola JR East. Jalur Thomson-East Coast akan dikembangkan dalam lima fase hingga Juni 2024 untuk memperluas ke arah timur dekat Bandara Changi, menjadi jalur terpanjang ketiga di negara tersebut.

Baca juga: Mirip Lokasi Syuting Video Klip Girlband, Stasiun MRT Dijadikan Objek Foto Para Pelancong

Diketahui, Otoritas Angkutan Darat (LTA) telah mengumumkan pada bulan Agustus bahwa mereka akan melakukan outsourcing bisnis non-tarif sistem kereta api untuk pertama kalinya dan telah memberikan tender bagi pengoperasian ruang iklan dan area belanja di sepanjang TEL.