Tuesday, April 16, 2024
HomeHot NewsElon Musk ‘Sogok’ Mahasiswa Rp71 Juta Agar Tutup Akun Twitter dan Berhenti...

Elon Musk ‘Sogok’ Mahasiswa Rp71 Juta Agar Tutup Akun Twitter dan Berhenti Lacak Jet Pribadinya

Elon Musk kedapatan berusaha ‘menyogok’ mahasiswa berusia 19 tahun, Jack Sweeny, yang juga seorang avgeeks, sebesar US$5.000 atau Rp71 juta (kurs 14.400). Orang terkaya di dunia itu geram lantaran Jack terus melacak pergerakan jet pribadi Musk, Gulfstream G650 ER. Ia meminta agar Jack berhenti melacak jet pribadinya dan menutup akun Twitter @ElonJet.

Baca juga: Elon Musk: Normal Baru, Kendaraan Listrik Mampu Menempuh Jarak Sejauh 500 Km

Sayangnya, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah. Dalam direct message atau DM Twitter balasan Jack Sweeny, ia meminta ditambahkan “0” di belakang menjadi US$50.000. Menurutnya, itu mungkin akan bermanfaat untuk aktivitas perkuliahannya atau mungkin bisa membeli Tesla Model 3.

Dilansir Simple Flying, seperti kebanyakan orang super kaya di dunia, mereka tidak bepergian naik pesawat komersial, melainkan berpergia pakai pesawat jet pribadi; termasuk Elon Musk. Orang terkaya di dunia kelahiran Afrika Selatan itu diketahui memiliki jet pribadi Gulfstream G650 ER.

Pesawat dengan nomor registrasi N628TS itu dikirim ke Elon Musk pada tahun 2016 dan menjadi andalannya dalam bepergian selama lima tahun terakhir.

Jet pribadi Elon Musk diblokir dari seluruh web flight tracking. Tapi, bukan berarti itu tidak terlihat. Pemintaaan blokir di sini dalam artian tail number tidak terlihat oleh pengguna. Namun, dengan Transponder ADS-B dan skill teknologi informasi kelas kakap, pesawat apapun dan dimanapun bisa dilacak; tak terkecuali pesawat jet pribadi Elon Musk yang selalu dilacak oleh Jack Sweeny lewat akun Twitter @ElonJet.

Mahasiswa tingkat awal itu diketahui sudah sejak kecil melacak pergerakan pesawat. Ia memang lahir dari keluarga dirgantara, dimana ayahnya adalah seorang insan penerbangan. Entah bagaimana ceritanya, ia pun membuat akun Twitter @ElonJet yang khusus menampilkan pergerakan pesawat jet pribadi Elon Musk.

Siapa sangka, akun tersebut ternyata mencuri perhatian sang pria berharta US$276 miliar. Lewat fitur direct message atau DM Twitter, Elon meminta ke Jack agar menutup akun @ElonJet dengan imbalan sebesar US$5.000. Ia beralasan bahwa ini bisa mengancam keselamatannya.

Namun, Jack Sweeny menolaknya dan meminta imbalan yang sepadan, yaitu Tesla Model 3. Elon pun membalas yang intinya ia tak setuju dengan permintaan gila dari Jack.

Jack Sweeny tak tinggal diam, ia terus menjawab dengan santai pesan dari Elon Musk. “US$50k akan bermanfaat untuk aktivitas perkuliahan saya dan mungkin memungkinkan saya untuk membeli mobil bahkan mungkin Tesla Model 3.”

Elon Musk dilaporkan belum membalas DM dari akun Twitter yang telah difollow oleh 130 ribu pengguna itu. Itu pun tak luput dari ejekan Jack Sweeny.

Baca juga: Elon Musk Hadirkan Solusi Transportasi Canggih Berbasis Travelator

“Elon belum membalas DM-nya, saya pikir dia sedang berlibur di Hawaii jika Anda mengecek ElonJet,” katanya.

Sampai saat ini, Jac Sweeny telah mengembangkan sekitar selusin akun bot lain yang melacak perjalanan para raksasa teknologi terkenal, termasuk Bill Gates dan Jeff Bezos.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru