Empat Tahun Pasca Hilangnya MH370, Malaysian Airlines Rilis Laporan Investigasi

Sumber: uk.businessinsider.com

Kendati sudah lebih dari empat tahun pasca kejadian, namun misteri hilangnya Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 masih belum terungkap hingga kini. Banyak spekulasi yang beredar di masyarakat mengenai hilangnya pesawat yang tengah memboyong 239 penumpang dan awak kabin ini, namun semua belum terbukti kebenarannya. Mulai dari kecelakaan, dibajak, hingga yang paling aneh adalah diculik oleh alien merupakan spekulasi yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga: Penyidik Asal Australia Temukan Puing yang Dianggap Sebagai Serpihan Malaysia Airlines MH370!

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman cbc.ca (30/7/2017), Pemerintah Malaysia merilis sebuah Laporan Investigasi Keselamatan, dimana isi dari laporan setebal 449 halaman tersebut merinci setiap aspek dari penerbangan yang mengudara pada 8 Maret 2014 dari Kuala Lumpur menuju Beijing ini. Seperti yang kita ketahui bersama, semuanya berjalan secara normal hingga akhirnya pesawat nahas ini hilang dari radar ketika beralih jalur dan terbang menuju Samudera Hindia.

Sebanyak 19 penyelidik internasional yang turut terlibat dalam pencarian MH370 melihat semua kemungkinan yang menyebabkan hilangnya pesawat ini – mulai dari kondisi cuaca, hingga ke riwayat perawatan dan komponen dari Boeing 777 yang digunakan. Latar belakang keuangan perusahaan, kesehatan awak kabin sebelum mengudara, baterai lithium-ion, hingga buah manggis yang ada di dalam kargo pun tidak bisa disimpulkan menjadi sebuah konklusi yang sahih.

Namun para penyelidik tersebut mengarahkan satu hipotesa yang tidak mungkin terjadi, yaitu MH370 mengalami kerusakan mesin. “Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pesawat mengalami kerusakan mesin yang akhirnya merubah arah penerbangan dari rencana yang diajukan sebelum mengudara,” tutur salah satu investigator. “Riwayat perawatan pesawat pun tidak mengindikasikan MH370 memiliki masalah yang berkontribusi dalam kasus hilangnya pesawat ini,” tandasnya.

Membaca dari laporan awal, para investigator lalu berspekulasi bahwa sistem dari pesawat MH370 ini telah dimanipulasi oleh pihak ketiga. “Kemungkinan intervensi oleh pihak ketiga tidak dapat dikecualikan,” terangnya.

Kepala investigator, Kok Soo Chon mengatakan bahwa dirinya berserta tim percaya kalau ada ‘aksi terselubung’ yang dilakukan oleh oknum dalam penerbangan tersebut, dengan cara mengubah rute penerbangan dan mematikan sistem komunikasi. “Semuanya dilakukan secara manual dan sengaja, tapi kami tidak berpikiran bahwa hal tersebut dilakukan oleh sang pilot,” ujanrnya.

Baca Juga: 11 Kasus Misterius Dalam Dunia Penerbangan

Empat tahun telah berlalu, dengan area pencarian lebih dari 12.000 kilometer persegi hanya menghasilkan 27 puing yang diduga berasal dari MH370. Apakah benar MH370 dibajak? Namun oleh siapa pesawat itu dibajak? Satu yang hampir dapat dipastikan adalah, pesawat ini jatuh di Samudera Hindia karena kehabisan bahan bakar. Lalu kalau begitu, mengapa bangkainya hingga saat ini tidak diketemukan?