Eurostar Hadirkan Sistem Pemindaian Wajah, Penumpang Lintas Negara Tak Perlu Perlihatkan Tiket dan Paspor

0
(globetrender.com)

Berbagai teknologi hadir untuk menghindari interaksi penumpang dan para petugas baik di bandara maupun stasiun kereta api di masa pandemi Covid-19. Salah satunya adalah menghadirkan teknologi pemindaian wajah yang mana penumpang ketika tiba di stasiun maupun bandara tak lagi perlu mengeluarkan tiket maupun paspor untuk di cek petugas. Seperti Eurostar, operator kereta cepat yang menghubungkan Londong dan Paris, membuat penumpang mereka nantinya tak lagi menunjukkan paspor dan tiket karena sudah ada pemindai pengenalan wajah dari iProov.

Baca juga: Tidak Melulu di Bandara, Osaka Metro Hadirkan Teknologi Face Recognition di Stasiun Bawah Tanah

Ini akan memudahkan pelancong yang melakukan perjalan antara Inggris dan negara Eropa lainnya. Dilansir KabarPenumpang.com dari globetrender.com (13/7/2020), inovasi baru dalam keamanan biometrik ini adalah memungkinkan penumpang untuk naik kereta Eurostar menggunakan koridor biometrik wajah agar melakukan perjalanan tanpa kontak. Hal tersebut berarti penumpang tak lagi akan diperiksa tiketnya ketika keluar perbatasan di Stasiun Internasional St Pancras, London.

Untuk bisa menggunakan iProov ini, penumpang harus mengunduh aplikasi Eurostar dan memilih opsi sebelum naik yang dipercepat. Nantinya fitur ini akan meminta penumpang mengunggah dokumentasi identifikasi mereka dan kemudian menggunakan pemeriksaan biometrik wajah iProov.

Solusi ini bahkan dapat memastikan semua data penumpang asli dan melindungi deepfakes atau media sintetis di mana seseorang dalam gambar atau video diganti dengan wajah orang lain. Dalam pemindaian biometrik tersebut, perusahaan menggunakan proses iluminasi yang memastikan pengguna adalah orang sungguhan dan bukan video, foto atau topeng yang memflash berbagai warna di wajah mereka.

“Ini adalah yang pertama di dunia. iProov memungkinkan penumpang kereta untuk memilih untuk bepergian tanpa tiket atau dokumentasi dengan cara yang aman dan terjamin. Apa yang dimulai sebagai proyek untuk mengurangi kemacetan perjalanan dan membuat penumpang terus bergerak sekarang akan membantu menjaga orang-orang aman di dunia pandemi melalui interaksi sosial dan interaksi tanpa kontak,” kata Andrew Bud, pendiri dan CEO, iProov.

Dia menambahkan, hal tersebut adalah contoh lain tentang bagaimana verifikasi wajah ikut serta membuat hidup lebih mudah dan aman bagi orang-orang di seluruh dunia. Andrew mengatakan, bahwa tidak ada gerbang dan tidak ada pengecekan tubuh serta potongan kertas dan kode batang. Sehingga penumpang dapat mengurangi interaksi dengan petugas perbatasan serta membantu mengurangi antrian dan menegakkan jarak sosial.

Baca juga: Senyum Anda Tak Dibutuhkan Saat Pemindaian Wajah di Bandara

Untuk diketahui, inisiatif ini rencana akan dirilis pada Maret 2021 mendatang dan dilakukan dalam kemitraan bersama spesialis solusi perjalanan serta imigrasi Kanada WorldReach Software.

Leave a Reply