Gaet Etihad ESCO, Bandara Internasional Dubai Pasang Panel Surya di Terminal 2

sumber: airport-technology.com

Bandara Internasional Dubai bekerja sama dengan Etihad Energy Services Company (Etihad ESCO) dikabarkan telah memasang sistem energi surya yang terdiri dari 15.000 panel fotovoltaik di Terminal 2 bandara berkode DXB tersebut. Sebagai informasi, Etihad ESCO merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Dubai Electricity and Water Authority (DEWA).

Baca Juga: Drone Muncul (Lagi) di Bandara Dubai, Operasional Penerbangan Dihentikan 30 Menit

Proyek pemasangan sistem energi surya ini memiliki kapasitas 5MWp dan dapat menghasilkan lebih dari 7,48 juta kilowatt-jam energi setiap tahun untuk Dubai International Airport. Diharapkan, pemasangan sistem energi surya ini dapat menghasilkan penghematan senilai AED3.3 juta atau yang berkisar Rp12,6 miliar (kurs sekarang). Dengan sistem energi surya yang baru, muatan Terminal 2 yang ada di Dubai International Airport akan berkurang sekitar 29%. Sistem ini juga akan mengurangi emisi CO2 sebesar 3.243mt per tahun.

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman airport-technology.com (16/6), Wakil Presiden Eksekutif Infrastruktur dan Teknologi Bisnis Dubai International Airport, Michael Ibbitson mengatakan, “Dubai International Airport telah melakukan berbagai inisiatif hijau selama beberapa tahun terakhir untuk membatasi emisi karbon dan mendukung tujuan Dubai untuk pengurangan 30% dalam konsumsi energi kota pada tahun 2030,”

“Selain memungkinkan kami untuk membatasi emisi karbon sembari memotong biaya, inisiatif ini juga mendukung visi jangka panjang kami untuk masa depan yang bebas emisi karbon sesuai dengan target industri penerbangan,” lanjut Michael.

Proyek terbaru ini merupakan bagian dari inisiatif cerdas pertama DEWA yang dikenal sebagai Shams Dubai yang bertujuan untuk mempromosikan penggunaan sumber energi bersih nan terbarukan. Sebagai bagian dari program ini, panel surya akan dipasang di atap bandara untuk menghasilkan listrik dari tenaga surya dan akan dihubungkan ke jaringan DEWA untuk ditransfer menjadi pembangkit listrik.

Etihad ESCO bertanggung jawab untuk menyediakan layanan pemeliharaan untuk Dubai International Airport selama tujuh tahun masa kontrak.

Baca Juga: Memukau, ‘Sosok’ Airbus A380 Emirates Jadi Ladang Bunga Terbesar di Dubai

“Kemitraan kami dengan Dubai International Airport untuk pemasangan panel surya fotovoltaik memberi kami kesempatan untuk berperan aktif dalam visi bandara untuk efisiensi energi dan pengembangan,” tutur CEO Etihad ESCO, Ali Al Jassim.

“Selain itu, (kerja sama) ini juga menandai perpanjangan kemitraan yang terjalin antara Dubai International Airport dan Etihad ESCO, dimana pada Oktober 2017 yang lalu, kami menandatangani perjanjian untuk perkuatan terminal DXB 1, 2 dan 3 untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi air dan konsumsi listrik sebesar 20%.” tutupnya.