Gandeng Google Cloud, AirAsia Siap ‘Bertransformasi’

Sumber: Tribun

Dalam upayanya untuk mengintegrasikan teknologi Machine Learning dan Artificial Intelligent, maskapai swasta terbesar di Malaysia, AirAsia menggandeng Google Cloud. Kerja sama yang terjalin di antara AirAsia dan Google Cloud nantinya akan diaplikasikan ke dalam seluruh lini bisnis dari maskapai berslogan “Now Everyone Can Fly” ini. Diketahui, AirAsia telah mengadopsi teknologi digital sejak perusahaan ini didirikan pada tahun 2001 silam.

Baca Juga: Untuk Efisiensi dan Efektivitas Operasional, AirAsia Akhiri Sewa Menyewa Pesawat

“Sekarang kami berada dalam fase lanjutan untuk mengembangkan bisnis perusahaan menjadi lebih dari sekedar perusahaan transportasi yaitu dengan mendigitalisasi operasional dan proses sehingga menjadi lebih efisien,” ujar CEO AirAsia, Tony Fernandes, dikutip KabarPenumpang.com dari laman Kompas.com (11/10/2018).

Dengan menggunakan Machine Learning dan Artificial Intelligent hasil kerja samanya dengan Google Cloud, AirAsia dapat memaksimalkan penggunaan data yang dimiliki guna membuka kesempatan baru dan tidak menutup kemungkinan juga jika AirAsia membangun unit bisnis anyar.

“Kami membangun dua platform utama, yaitu airasia.com yang akan menjadi platform berbasis teknologi untuk memesan segala produk perjalanan mulai dari tiket penerbangan, akomodasi, tur, transportasi darat hingga hiburan,” tutur Tony.

“Kemudian, BigLife yakni portal gaya hidup yang menggabungkan fitur-fitur seperti yang terdapat pada Kayak, TripAdvisor, Groupon dan eBay dalam satu situs,” tandasnya.

Menurut pihak Google Cloud sendiri, AirAsia sebelumnya telah melakukan transformasi yang dinilai telah merubah cara kerja dari perusahaan yang berbasis di Kuala Lumpur tersebut.

“Proses transformasi AirAsia sudah dimulai sebelumnya dengan penggunaan G Suite yang telah mengubah cara kerja organisasinya,” ujar CEO Google Cloud Diane Greene.

Baca Juga: AirAsia X Genap Berusia 10 Tahun, Mantapkan Identitas Sebagai LCC Jarak Jauh

“Hasil kerja sama dengan kami adalah AirAsia dapat mendigitalisasi semua ranah bisnisnya,” pungkas Diane.

Selain itu semua, kerja sama yang terjalin antara AirAsia dan Google Cloud ini juga ternyata berdampak ke banyak aspek – membangun sistem prediksi permintaan yang lebih baik, pemasaran yang lebih tepat sasaran, meningkatkan pengalaman dan loyalitas pelanggan dengan menyediakan layanan yang lebih personal, memaksimalkan efisiensi operasional dan mengurangi risiko melalui sistem prediksi perawatan pesawat yang lebih baik, ramalan cuaca secara real-time, hingga optimalisasi penugasan awak pesawat dan awak kabin.