Gantikan Shatabdi Express, Inilah 10 Fakta Unik dari Train 18 di India!

ilustrasi Train 18. Sumber: Rail Analysis India

30 tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk sebuah rute layanan kereta api. Terhitung sejak tahun 1988, kereta cepat Shatabdi Express telah melayani ribuan hingga jutaan penumpang di India. Memasuki ulang tahunnya yang ke-30, ada perubahan besar yang coba dibuat oleh Indian Railways guna mengubah image dari kereta yang menghubungi sejumlah kota penting dan kota-kota lain yang mendukung industri pariwisata, bisnis, hingga wisata religi.

Baca Juga: Indian Railways Gunakan WhatsApp Untuk Pemberitahuan Pada Penumpang

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman financialexpress.com (16/9/2018), Train 18 akan menjadi kereta self-propulsion pertama yang digunakan oleh Indian Railways untuk beroperasi antar kota. Merujuk pada laman sumber, ada 10 fakta unik dibalik kereta buatan Integral Coach Factory (ICF) ini. Berikut adalah fakta-fakta unik dari Train 18 yang akan menggantikan peran dari Shatabdi Express.

Kereta Self-Propulsion Pertama
Seperti yang sudah disebutkan di atas, Train 18 akan menjadi kereta self-propulsion pertama yang beroperasi di India. Teknologi self-propulsion ini memungkinkan kereta berakselerasi dan deselerasi lebih cepat – yang akan berdampak pada pemangkasan waktu perjalanan secara keseluruhan. “Iniakan menjadi masa depan perkeretaapian India,” ungkap salah satu juru bicara Indian Railways.

Rekor Pembuatan Kereta
Menurut General Manager dari ICF, Sudhanshu Mani, pembuatan Train 18 memakan waktu hanya 18-20 bulan saja, “Sementara untuk kereta lain, kami membutuhkan waktu sekitar tiga tahun untuk membangun dan mengembangkan kereta baru,” ujar Sudhanshu.

Kereta Semi-Cepat
Ketika India telah mengumumkan penggunaan kereta cepat yang akan mulai mengular pada tahun 2022 mendatang, maka Train 18 ini akan tergolong sebagai kereta semi-cepat yang bisa berlari hingga kecepatan 160 km per jam.

Pintu Otomatis yang Dilengkapi Dengan Sliding Footsteps
Ketika pintu otomatis sudah bukan lagi menjadi hal baru di dunia perkeretaapian, maka sliding footsteps mungkin akan menjadi yang pertama ada di perkeretapian India – dimana teknologi ini akan memungkinkan penumpang tidak perlu khawatir lagi akan eksistensi dari celah peron yang kerap ‘memakan’ korban luka.

Bangku Bergaya Eropa
Menurut pihak ICF selaku pembuat kereta, bangku bergaya Eropa yang mereka terapkan di Train 18 akan membuat, “bangku lebih kuat dan tahan lama,”

Harga Separo, Kualitas Sama
Karena ini produk asli India, maka ICF mengatakan bahwa harga yang dikeluarkan untuk membangun Train 18 ini hampir setengahnya dari kereta impor dengan kualitas yang sama. Sudhanshu membocorkan, harga untuk satu rangkaian kereta ini dibanderol dengan harga Rs6 crore atau yang setara dengan Rp12,3 miliar. Sedangkan untuk produksi massal, harganya akan turun sekitar Rp2 miliar.

Berwarna Putih
Berbeda dengan kereta lainnya di bawah komando Indian Railways, Train 18 ini nantinya akan berwarna putih dengan beberapa strip berwarna pada bagian sampingnya.

Pantry yang Mewah
Hampir mirip dengan yang ada di Shatabdi Express, nantinya Train 18 akan memiliki mini-pantry yang menyediakan microwave penghangat makanan dan kulkas pendingin minuman. Satu hal yang membedakan keduanya adalah kualitas microwave dan kulkas yang lebih baik ketimbang layanan sebelumnya.

Baca Juga: Indian Railways Hadirkan Gerbong Kereta Pintar dengan ‘Kotak Hitam’

Ramah Bagi Penyandang Disabilitas
Disejumlah gerbong Train 18, akan tersedia ruang khusus bagi para pengguna kursi roda yang menandakan bahwa kereta ini ramah terhadap penyandang disabilitas.

Menggantikan Peran dari Shatabdi Express
Menurut Chairman Railway Board, Ashwani Lohani, Train 18 nantinya akan menggantikan peran dari Shatabdi Express yang mengular di rute Delhi – Bhopal. Disinyalir, jalur ini cocok untuk kereta berkecepatan semi-cepat.