Gantungkan Raket, Mantan Petenis Profesional Kini di Balik Kemudi Black Cab Modern!

David Harris (kiri) menerima kunci dari pihak LEVC. Sumber: newatlas

Era mobil listrik mulai merambah jalanan. Kini, solusi yang dulu dicanangkan untuk mengentaskan masalah polusi udara ini sudah mulai beroperasi di beberapa negara di dunia, salah satunya Inggris. Namun ada yang beberapa poin menarik dari Electric Vehicle (EV) di negara yang dipimpin oleh seorang Ratu ini. Kira-kira apa saja yag keunikan dari EV ini?

Baca Juga: Berevolusi, Black Cab London Akan Gunakan Semi-Electric Vehicle

Sebagaimana yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (22/1/2018), EV yang mengadopsi bentuk dan peran dari Black Cab ini diluncurkan oleh manufaktur ternama asal Inggris, London EV Company. Adalah Taxi TX eCity, Black Cab yang telah ‘didandani’ tersebut diluncurkan pada bulan Juli 2017 silam, dan baru mendapat sertifikasi untuk mengangkut penumpang di London pada bulan lalu.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, tenaga dari EV berbentuk Black Cab ini dihasilkan dari motor listrik 145bhp, menggunakan mesin bensin tiga silinder 1,3 liter yang dikembangkan oleh Volvo sebagai generator untuk baterai besar dan motor listrik. Dengan begitu, moda ini bisa menempuh jarak total hingga 400 mil (643 km), atau dengan rentang jarak EV murni mencapai 70 mil (112 km) dari total jarak tersebut.

Diperkirakan, rata-rata pengemudi bisa berkeliling hingga 120 mil atau yang setara dengan 193 km dalam sehari, dan dapat menghemat biaya hingga 100 poundsterling per minggu untuk bahan bakar. Perhitungan tersebut didasarkan pada pengemudi yang mulai mengoperasikan taksinya di pagi hari dan memberlakukan tarif flat.

Berbicara soal pengemudi, pecinta olahraga tenis dari seluruh penjuru dunia langsung memusatkan perhatian mereka manakala tersiar kabar bahwa mantan petenis profesional asal Inggris, David Harris memutuskan untuk banting stir menjadi salah satu pengemudi Taxi TX eCity generasi pertama. David diketahui langsung mendaftar diri menjadi salah satu pengemudi manakala buku pemesanan dibuka pada pertengahan tahun lalu.

Baca Juga: Hampir Hilang dari Peradaban, Black Cab Malah Pasang Stiker Visit Indonesia

Dikutip dari laman sumber, David berharap dapat melakukan penghematan sekitar £600 atau yang setara dengan Rp11,2 juta per bulan untuk biaya operasional dibandingkan dengan taksi diesel mothballed miliknya sekarang.

Perkembangan jaman memaksa Taxi TX eCity mengikuti arus. moda yang juga dikenal dengan nama Hackney Carriage tersebut akan dilengkapi dengan empat buah USB port berdaya 230V serta WiFi on-board. LEVC mengatakan, ratusan kendaraan lainnya akan dirilis secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan.